Pencarian Warga Kerinci Dilaporkan Hanyut di Solsel, Dihentikan

  • 08 Feb 2026 22:16 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap satu warga Kerinci yang dilaporkan terjatuh dan hanyut di Sungai Pulau Lebar, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, resmi dihentikan pada Minggu, 8 Februari 2026. Keputusan tersebut diambil setelah Tim SAR Gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban hingga hari ketujuh pencarian.

Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik mengatakan, korban bernama Asmadi, laki-laki berusia 45 tahun asal Desa Lubuk Pauh, Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci. Korban dilaporkan hilang sejak Senin, 2 Februari 2026, setelah terpeleset dan terbawa arus sungai saat memancing.

"Informasi awal kejadian diterima Kantor SAR Padang dari anggota Polres Solok Selatan pada Senin siang. Lokasi kejadian berada sekitar 19 kilometer dari Unit Siaga SAR Solok Selatan dengan kondisi medan sungai yang curam dan sempit," ucapnya.

Abdul Malik menjelaskan, korban memancing bersama empat orang rekannya sebelum tergelincir saat berpindah posisi di tepi sungai. Warga setempat sempat melakukan pencarian mandiri, namun hasilnya nihil sehingga operasi SAR resmi digelar.

Pada hari ketujuh kata Abdul, Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian dengan membagi dua Search and Rescue Unit (SRU) di sepanjang aliran sungai sejauh sekitar tujuh kilometer. Penyisiran dilakukan melalui jalur darat dan sungai menggunakan perahu rafting serta peralatan evakuasi.

Abdul menyebutkan, hingga Minggu sore pukul 18.30 WIB korban belum berhasil ditemukan. Berdasarkan kesepakatan keluarga korban, perangkat nagari, dan Tim SAR Gabungan, operasi dinyatakan tidak efektif dan diusulkan untuk ditutup.

"Operasi SAR dapat kembali dibuka apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban di kemudian hari. Pada kesempatan ini, saya apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat, meski pencarian terkendala lokasi blank spot serta karakter sungai yang berbahaya dan saat ini tim SAR gabungan dipersilahkan kembali ke satuan masing-masing," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....