Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Jawaban untuk Masa Depan
- 08 Feb 2026 18:22 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Empat pilar kebangsaan bukanlah milik masa lalu. Namun melainkan jawaban untuk masa depan. Hal itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Lisda Hendrajoni saat Sosialisasi 4 pilar kebangsaan sekaligus silaturahmi menjelang Ramadan di salah satu hotel berbintang di Kota Padang, Sabtu, 7 Februari 2026.
"Empat pilar kebangsaan bukan sekadar slogan masa lalu. Melainkan fondasi krusial dalam menghadapi perubahan zaman yang kian dinamis," katanya.
Menurut Lisda, di tengah derasnya arus teknologi digital dan keterbukaan informasi, bangsa Indonesia memerlukan pegangan nilai yang kokoh agar tidak kehilangan arah.
Ia menyebut Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah landasan utama dalam menjaga keadilan sosial dan demokrasi.
Lisda menyoroti perkembangan teknologi bak dua sisi mata uang. Di satu sisi memberikan akses informasi luas, tetapi di sisi lain membawa tantangan digital yang serius seperti sebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga polarisasi sosial.
"Di sinilah empat pilar berperan sebagai filter kebangsaan. Kekuatan dan kemajuan hanya bisa dicapai jika kita berdiri di atas nilai-nilai tersebut," ujarnya.
Ia menekankan literasi kebangsaan digital sangat krusial, terutama bagi generasi muda sebagai pengguna media sosial terbesar. Lisda mendorong kaum muda tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen konten positif dan pelopor literasi yang berbasis nilai kebangsaan.
Lisda memberikan catatan khusus mengenai peran keluarga. Ia menilai keluarga adalah sekolah kebangsaan pertama, sosok ibu memegang peran strategis dalam memberikan bimbingan dan pengawasan terhadap aktivitas digital anak.
"Pendidikan karakter melalui keteladanan jauh lebih kuat daripada sekadar ceramah. Nilai kejujuran dan toleransi harus dimulai dari rumah," ujarnya.
Selain keluarga, Lisda juga mengajak dunia pendidikan, tokoh masyarakat, dan organisasi sosial untuk menciptakan ruang dialog guna menjaga sinergitas. Ia mengingatkan para tokoh untuk memberikan teladan yang mengedepankan persatuan di atas kepentingan politik sesaat.
Lisda menegaskan empat pilar adalah jawaban untuk masa depan. Prinsip berbeda tetapi bersatu, kritis tetapi beretika, serta bebas tetapi bertanggung jawab harus menjadi napas dalam berpendapat di ruang digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....