Seratus Kepala Keluarga Tempati Huntara Mandiri di Pauh

  • 06 Feb 2026 12:13 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Seratus Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan Pauh, Kota Padang kini menempati rumah hunian sementara (Huntara) Mandiri. Peresmian Huntara dilakukan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Vasco Ruseimy bersama Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman dan Wali Kota Padang Fadly Amran, Kamis, 5 Februari 2026.

Fadly menyampaikan pascabencana yang terjadi pada November 2025 lalu, selain di Kapalo Koto, Pemerintah Kota Padang telah menyiapkan Huntara. Ada di Perumahan Nelayan dan Rusunawa sebagai langkah cepat penanganan warga terdampak.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu. Keberadaan Huntara di Pauh ini sangat membantu dan melengkapi, karena lokasi Huntara sebelumnya cukup jauh dari tempat tinggal warga terdampak,” katanya.

Menurutnya, Pemerintah Kota Padang juga telah menyiapkan lahan untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak. Lokasi pembangunan tersebar di tiga titik, yakni Balai Gadang, Simpang Haru, dan Kelurahan Lambung Bukik.

“Kami meminta masyarakat untuk bersabar hingga pembangunan Huntap dari Pemerintah Pusat dapat segera direalisasikan. Bersama Pak Wagub, kita akan terus mendorong percepatan pembangunan Huntap tersebut, agar warga yang terdampak dapat segera memiliki Huntap,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman menyampaikan di lokasi ini telah dibangun sebanyak seratus unit Huntara. Hunian ini diperuntukkan bagi warga Kecamatan Pauh, khususnya dari Kelurahan Lambung Bukik, Koto Lua, dan Cupak Tangah.

“Kami berharap Huntara ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat serta menjadi langkah awal pemulihan kehidupan mereka. Fasilitasnya juga telah dilengkapi listrik, wifi, dan perlengkapan rumah tangga,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....