Tanah Datar dan BPS Kolaborasi Validasi Data Pascabencana

  • 31 Jan 2026 14:22 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar dan Badan Pusat Statistik (BPS) berkolaborasi dalam validasi data pascabencana menjadi langkah strategis untuk memastikan program rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tanah Datar, di Gedung Indojolito, Batusangkar, Jumat, 23 Januari 2026.

Sonny menjelaskan, kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan Pendataan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) di Kabupaten Tanah Datar. Sebab merupakan salah satu daerah terdampak bencana cukup parah di Sumatera Barat.

“Saat ini BPS aktif melakukan pendataan pascabencana dengan melibatkan mahasiswa PKL Polstat STIS dan pegawai BPS di berbagai wilayah, khususnya di Sumatera seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di Kabupaten Tanah Datar sendiri terdapat 10 mahasiswa Polstat STIS yang melakukan pendataan hingga 28 Januari 2026, dan akan diperpanjang selama satu minggu karena masih terdapat nagari yang belum terdata,” ujarnya.

Ia menambahkan, mahasiswa bertugas sebagai enumerator lapangan yang melakukan pendataan rumah tangga terdampak, kondisi fisik rumah, serta kerusakan infrastruktur. Pendataan dilakukan melalui kunjungan langsung ke rumah warga dan lokasi pengungsian, dilengkapi dokumentasi foto serta pencatatan titik koordinat atau geotagging.

“Data yang terkumpul nantinya dipadankan dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), data pemerintah daerah, serta data BNPB. Hasilnya akan menjadi dasar bagi Satuan Tugas dalam menyusun langkah rehabilitasi dan rekonstruksi agar program pemulihan benar-benar tepat sasaran,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Tanah Datar Eka Putra menegaskan, siap mendukung penuh proses pendataan di lapangan secara kolaboratif agar menghasilkan data yang valid. “Kami sedang melakukan uji publik validasi data hasil pendataan R3P yang akan diajukan ke pemerintah pusat,” ujarnya.

Eka menyampaikan terima kasih atas dukungan BPS yang menurunkan mahasiswa Polstat STIS untuk melakukan pendataan dari rumah ke rumah. “Ini merupakan tugas kemanusiaan untuk menyelamatkan dan memulihkan kehidupan masyarakat yang terdampak bencana dan mengalami trauma,” katanya. (*).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....