Pemprov Sumbar Siapkan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabencana
- 31 Jan 2026 12:54 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) menyiapkan sejumlah langkah upaya untuk pemulihan lahan pertanian pascabencana. Adapun luas sawah yang terdampak bencana di Sumbar mencapai ribuan hektar.
Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (Disbuntanhor) Sumbar, Afniwirman, Selasa 20 Januari 2026 mengatakan luas sawah terdampak bencana di Sumbar saat ini terdata mencapai ribuan hektare. Dengan rincian sawah dengan kategori rusak ringan tercatat seluas 2.160 hektare, rusak sedang 1.132 hektare, dan rusak berat mencapai 2.793 hektare.
"Selain itu, terdapat pula sawah yang masuk kategori hilang dengan luas sekitar 724 hektare. Dengan sebaran sawah rusak dan hilang tersebut berada di 12 daerah kabupaten dan kota yang terdampak bencana. Diantaranya, Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Kota Solok, Kabupaten Agam, hingga Kabupaten Pasaman Barat," kata Afniwirman.
Sementara itu, Wali Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palambayan, Kabupaten Agam, Rijal Islami menyampaikan, hampir seluruh lahan pertanian warga di Nagari Salareh Aia terdampak lumpur dan material banjir. Sawah yang sebelumnya menjadi tumpuan ekonomi masyarakat saat ini tidak dapat difungsikan sehingga kondisi tersebut membuat pendapatan warga turun drastis.
"Kami berharap pada masa transisi pemulihan pascabencana pemerintah dapat membantu masyarakat terutama terutama normalisasi sungai, irigasi, dan lahan pertanian. Hal itu agar kedepannya aktivitas pertanian masyarakat kembali berjalan," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....