Kerugian Petani Padi Diperkirakan Rp118 Miliar Akibat Bencana
- 30 Jan 2026 13:42 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Kerugian petani di Sumatera Barat (Sumbar) akibat tanaman padi rusak diterjang bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 diperkirakan mencapai Rp118 miliar lebih. Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumbar Afnelly mengatakan, telah melakukan pendataan terhadap tanaman padi yang rusak akibat banjir dan banjir bandang.
"Hasilnya terdapat sekitar 5.386 hektare tanaman padi rusak pada sejumlah daerah. Apabila dikalkulasikan menjadi rupiah, diperkirakan kerugian petani budi daya padi mencapai R118 miliar lebih," katanya saat menjadi narasumber dialog di Pro 1 RRI Padang, Selasa (20/1/2026).
Afnelly menyampaikan, biasanya satu hektare sawah bisa menghasilkan produksi sekitar empat ton-an padi sekali panen. Dengan demikian setidaknya 18 ribu ton lebih, petani kehilangan padi mereka akibat bencana.
Ia mengungkapkan, saat ini pemerintah mengupayakan agar percepatan perbaikan terhadap lahan sawah yang rusak karena bencana dapat dilakukan. Targetnya diutamakan bagi lahan yang rusak ringan dan sedang.
"Selain perbaikan lahan sawah, kami juga telah mengusulkan bantuan benih pada pemerintah pusat. Dengan demikian diharapkan petani bisa kembali menanam," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....