Jembatan Bailey dan Armco di Agam Mulai Beroperasi

  • 29 Jan 2026 13:43 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Enam jembatan Bailey dan Armco yang dibangun untuk mengatasi dampak bencana di Kabupaten Agam mulai beroperasi. Peresmian jembatan itu dipusatkan di Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Rabu, 28 Januari 2026.

Enam jembatan itu tersebar di tiga kecamatan, yakniTanjung Raya dengan satu jembatan Bailey dan tiga jembatan Armco. Kemudian Kecamatan Matur satu jembatan Bailey, serta Kecamatan Canduang satu jembatan Bailey.

Sebelumnya, satu unit jembatan Armco di Kecamatan Malalak telah lebih dulu rampung, sehingga jembatan yang telah rampung dibangun di Kabupaten Agam sebanyak tujuh unit. Peresmian dilakukan Kasdam XX/TIB, Brigjen TNI Heri Prakosa Ponco Wibowo.

Ia mengatakan pembangunan jembatan itu merupakan wujud nyata kehadiran negara bagi masyarakat, khususnya dalam pemulihan pasca bencana. “Ini menjawab apa yang disampaikan pak Presiden, negara hadir untuk rakyat. Kita ingin menunjukkan masyarakat tidak sendiri,” katanya.

Menurutnya, dengan tersambungnya kembali akses masyarakat, diharapkan aktivitas warga bisa normal sehingga roda perekonomian terus berputar. Ia mengungkapkan, masih terdapat beberapa titik jembatan lain yang akan dikerjakan ke depan, termasuk infrastruktur penting lainnya seperti sekolah.

“Dengan akses yang kembali terbuka, masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa. Gangguan akibat bencana beberapa waktu lalu, diharapkan kini dapat pulih,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd Lutfi mengatakan, membangun jembatan bukan sekadar pembangunan fisik. Akan tetapi simbol bangkitnya harapan masyarakat pascabencana.

“Jembatan ini kembali menghubungkan aktivitas masyarakat. Anak-anak bisa kembali bersekolah, petani dan pedagang dapat mengangkut hasil usahanya, serta layanan kesehatan bisa menjangkau warga tanpa hambatan. Kita sangat membutuhkan akses ini untuk bangkit,” katanya.

Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut. Menurutnya, jembatan yang telah dibangun merupakan milik bersama dan menjadi simbol perjuangan serta kebersamaan dalam melewati masa sulit pascabencana. (*).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....