Barang Tertinggal Meningkat, KAI Optimalkan Layanan Pelaporan

  • 27 Jan 2026 21:01 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat peningkatan barang tertinggal milik penumpang di kereta api maupun stasiun sepanjang 2025. Hingga akhir tahun, tercatat 17 kasus dengan estimasi nilai barang mencapai Rp46,15 juta.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 13 barang tertinggal dengan nilai sekitar Rp36,65 juta. Barang yang tertinggal umumnya berupa tas, perangkat elektronik, buku, dompet, hingga perhiasan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, mengatakan KAI memastikan layanan aman dan nyaman kepada pelanggan, tidak hanya selama perjalanan berlangsung, tetapi juga terhadap keamanan barang bawaan yang menjadi bagian penting dari kenyamanan perjalanan.

“Barang yang tertinggal sangat bervariasi, mulai dari tas, perangkat elektronik, dompet, hingga perhiasan. KAI berkomitmen penuh untuk menjaga dan mengembalikan setiap barang temuan kepada pemilik yang berhak,” ujar Reza, Selasa, 27 Januari 2025.

Menurut Reza, setiap barang yang ditemukan petugas di kereta maupun stasiun langsung diamankan sesuai prosedur yang berlaku. “Barang temuan akan diumumkan melalui pengeras suara dan disimpan di pos pengamanan stasiun jika belum diambil pemiliknya,” ujarnya.

KAI juga mengintegrasikan layanan Lost and Found antarstasiun secara daring untuk memudahkan proses pelaporan. Reza menjelaskan, “Penumpang yang kehilangan barang bisa melapor ke kondektur, petugas Polsuska, atau melalui Contact Center KAI 121.”

Seluruh laporan kehilangan dan barang temuan dicatat dalam basis data terpusat yang dapat diakses lintas wilayah operasional. Sistem ini memungkinkan petugas melakukan pencocokan laporan dengan barang yang ditemukan di berbagai stasiun.

KAI mengimbau penumpang agar lebih teliti memeriksa barang bawaan sebelum meninggalkan kereta. Optimalisasi layanan pelaporan tersebut diharapkan dapat membantu penumpang mendapatkan kembali barangnya dan meningkatkan rasa aman selama perjalanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....