Akses Jalan Buttui–Matotonan Dipercepat Dukung Wisata Budaya

  • 27 Jan 2026 01:14 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang: Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung desa wisata berbasis budaya. Hal tersebut disampaikan Bupati Rinto saat meninjau langsung lokasi rencana pembangunan akses jalan di wilayah pedalaman Siberut, tepatnya di Buttui hingga Matotonan, Sabtu, 25 Januari 2026.

Peninjauan tersebut dilakukan bersama Anggota DPRD Mentawai, Kodim 0319/Mentawai, Kepala Dinas PUPR Mentawai, Pelaksana Tugas Kepala Desa Madobag, Kepala Desa Matotonan, serta tokoh masyarakat setempat. Bupati Rinto mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pembangunan ruas jalan yang dinilai strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah.

“Peninjauan ini sekaligus untuk mendorong terbukanya akses untuk pengembangan potensi pariwisata berbasis budaya di Desa Matotonan. Ini merupakan upaya percepatan pembangunan infrastruktur pendukung desa wisata berbasis budaya dari Buttui hingga Matotonan,” kata Rinto.

Ia menyampaikan, pembukaan ruas jalan sepanjang sekitar 7 kilometer tersebut akan dipercepat dan ditargetkan selesai pada akhir Maret 2026. Menurutnya, hal ini seiring rencana pelaksanaan perayaan hari jadi Desa Matotonan yang akan dirangkai dengan berbagai kegiatan budaya Mentawai, seperti pertunjukan sikerei dan pagelaran seni tradisional.

Menurut Rinto, ruas jalan tersebut harus siap karena akan menjadi akses utama bagi masyarakat maupun tamu yang datang saat perayaan berlangsung. “Ini bagian dari komitmen kami untuk menjadikan Matotonan sebagai desa wisata berbasis budaya,” ujarnya.

Rinto juga menegaskan, agar kepala desa memastikan tidak ada persoalan ganti rugi lahan dalam proses Pembangunan tersebut. “Kami meminta seluruh elemen masyarakat mendukung penuh pelaksanaan proyek tersebut. Hal ini bisa tercapai dengan menekankan pentingnya penyamaan persepsi antara pemerintah desa dan masyarakat sebelum alat berat diturunkan, khususnya terkait tanaman warga yang terdampak pembangunan jalan,” kata Rinto.

Dengan dibukanya akses jalan dari Buttui ke Matotonan, diharapkan dapat memperlancar perekonomian Masyarakat. Sementara dari sisi konektivitas antarawilayah dapat mendukung pengembangan pariwisata dan pelestarian budaya lokal di pedalaman Siberut.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....