Kabupaten Solok Bersiap Menuju World-Class Tourist Destination

  • 26 Jan 2026 22:39 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Kabupaten Solok diproyeksi menjadi destinasi wisata berkelas internasional (world-class tourist destination) melalui penguatan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Komitmen ini mengemuka dalam pertemuan strategis dengan Kepala Bappeda Provinsi Sumbar, Zefnihan di Ruang Rapat Bappeda Provinsi Sumbar, Jumat, 23 Januari 2026.

Zefnihan mengatakan, bahwa pengembangan destinasi kelas dunia telah dirintis sejak 2013–2014, dan harus dibangun secara kolaboratif. “Kabupaten tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan provinsi. Sumbar dibangun untuk kabupaten dan kabupaten untuk Sumbar,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Solok, Candra menyatakan, kesiapan Pemerintah Kabupaten Solok untuk menjadi destinasi wisata berkelas dunia. “Fokus utama kami pada sektor pertanian dan pariwisata. Sekitar 56,2 persen masyarakat Solok berprofesi sebagai petani, sehingga penguatan sektor pertanian tetap menjadi fondasi pembangunan daerah,” katanya.

Menurut Candra, pengembangan Gunung Talang menjadi salah satu prioritas. Pasalnya, kawasan dimaksud memiliki panorama lima danau, jalur pendakian aman, serta potensi besar sebagai geopark. “Pembangunan akses melalui Bukik Bulek direncanakan sebagai jalur mitigasi bencana sekaligus pembangkit ekonomi masyarakat", ujarnya.

Selain itu, menurutnya, penyelesaian jembatan layang Sitinjau Lauik juga diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Kabupaten Solok. Hal dimaksud perlu didukung dengan rencana pembangunan area pemberhentian di sejumlah ruas jalan nasional yang representatif dan disertai dengan infrastruktur penunjang lainnya.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Bapelitbang Nafri dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok, Marcos Sophan beserta jajarannya. Pemerintah Kabupaten Solok berharap sinergi antara provinsi dan daerah dapat memaksimal potensi pariwisata berbasis kearifan lokal untuk menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta meningkatkan jumlah pengunjung wisatawan.

“Program prestisius ini perlu didorong dengan mensinergikan program yang ada di daerah dengan pembangunan berkelanjutan yang ada di seluruh OPD. Tidak tertinggal, sinergi dengan program pemerintah provinsi perlu didukung dengan maksimal dari setiap pengampu program terkait,” kata Candra.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....