Pemkab Agam dan Baznas Perkuat Langkah Pemulihan Pascabencana
- 09 Jan 2026 18:06 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memperkuat langkah pemulihan pascabencana. Hal itu ditandai dengan penyaluran bantuan Baznas RI yang didampingi Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, di Salareh Aia Palembayan dan MAN 1 Tanjung Raya, Selasa (6/1/2026).
Bantuan yang disalurkan Baznas RI difokuskan pada pemulihan dua sektor utama kehidupan masyarakat, yakni pendidikan dan ibadah. Bantuan ini disalurkan melalui program strategis Kembali ke Sekolah dan Kembali ke Masjid.
Melalui program Kembali ke Sekolah, Baznas menyalurkan paket perlengkapan pendidikan berupa seragam, sepatu dan tas sekolah bagi anak- anak korban bencana. Selain itu, Baznas juga menyiapkan bantuan pendukung lain seperti buku tulis, buku pelajaran, papan tulis, revitalisasi fasilitas sekolah, serta insentif bagi para guru.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan mengatakan, program tersebut bertujuan memastikan anak-anak korban bencana tidak kehilangan hak untuk belajar, meski berada dalam situasi darurat. "Kami ingin anak-anak bisa segera kembali bersekolah dan melanjutkan pendidikan mereka. Pendidikan tidak boleh terhenti karena bencana,” ujarnya.
Sementara itu, melalui program Kembali ke Masjid, Baznas menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah seperti sarung, Al-Qur’an, karpet masjid, mukena, sound system dan kebutuhan ibadah lainnya. Program ini dinilai sangat penting terutama menjelang Ramadan, agar masyarakat dapat kembali beribadah dengan nyaman dan khusyuk.
Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukungan Baznas RI kepada masyarakat Agam. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan lembaga zakat sangat membantu percepatan pemulihan pascabencana.
“Data kerusakan infrastruktur, termasuk sekolah, jalan, fasilitas umum, rumah dan sawah, sudah kita sampaikan ke BNPB dan kementerian terkait. Kita berharap bantuan dari pemerintah pusat segera cair agar proses pembangunan kembali bisa dipercepat,” katanya. (*).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....