Longsor Empat Titik di Sitinjau Lauik

  • 03 Jan 2026 12:51 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang: Longsor terjadi di jalan nasional penghubung Kota Padang-Solok, tepatnya di jalur Sitinjau Lauik, Jumat (2/1/2026) malam. Longsor dipicu hujan lebat sejak pagi hingga malam.

Lurah Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Hamdi mengatakan, longsor terjadi di empat titik berbeda. Waktu kejadian longsor bergiliran, dari sore sampai malam hari

“Sore tadi longsor di Panorama Satu, lalu sudah bisa dibersihkan menggunakan alat berat. Kemudian terjadi longsor di Kelok Karang. Malam ini disusul longsor di Kelok S,” ucapnya.

Hamdi menjelaskan, untuk pembersihan material longsor dikerahkan dua unit alat berat dari Tim Reaksi Cepat PT. Semen Padang dan PT. Hutama Karya. Alat berat sedang bekerja membersihkan material lumpur dan batang kayu yang terseret longsor.

“Selain alat berat, tim juga menggunakan mesin pemotong kayu untuk membersihkan material pohon yang ikut tumbang. Jadi alat berat ini harus bergerak dari lokasi sat uke lokasi lainnya,” ucapnya.

Akibat longsor, arus lalu lintas di Sitinjau Lauik mengalami kemacetan karena penumpukan kendaraan, baik dari arah Padang maupun Solok. Titik Septriana, salah satu penumpang travel Solok-Padang mengaku, terpaksa menggunakan jasa ojek motor untuk bisa menembus kemacetan.

“Sudah dari jam 19.00 WIB sampai 21.00 tidak ada pergerakan. Informasinya, sepeda motor bisa lewat meski mengantre. Saya memutuskan turun dari mobil travel, naik ojek arah ke Indarung daripada menunggu sangat lama. Ongkos ojek lumayan juga Rp100 ribu,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....