Pemko Padang Tentukan Titik Evakuasi sebelum Tsunami Drill

  • 21 Okt 2025 12:31 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang: Pada 5 November mendatang, Pemerintah Kota Padang mengagendakan simulasi massal gempa bumi dan tsunami atau tsunami drill yang melibatkan 200 ribu orang di zona merah atau pun wilayah landaan tsunami. Sebelum simulasi digelar, hari ini, Selasa (21/10/2025) dilaksanakan workshop kesiapsiagaan di Gedung Youth Center.

Wali Kota Padang, Fadly Amran mengatakan, tsunami drill merupakan langkah memetakan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi gempa berpotensi tsunami di Kota Padang. Sebab kesiapsiagaan menjadi kunci agar masyarakat selamat dan risiko korban jiwa saat bencana bisa dikurangi.

“Kesiapsiagaan masyarakat itu penting, itu kuncinya. Nantilah kita bicara berapa banyak infrastruktur yang kita punya, jumlah petugas, relawan. Tetapi ketika kita punya kesiapsiagaan, itu jauh lebih baik,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton mengatakan, fokus utama kegiatan workshop yakni membantu menyusun proses rencana simulasi evakuasi mandiri masyarakat mulai dari tingkat rukun warga (RW) hingga instansi. Melalui kegiatan ini, menghasilkan rencana evakuasi yang dapat menjadi landasan atau prosedur bagi masing-masing instansi saat gempa berpotensi tsunami terjadi.

“Titik evakuasi ditentukan saat ini. Lalu diimplementasikan melalui simulasi evakuasi yang akan digelar pada 5 November mendatang. Namun sebelumnya juga akan dilaksanakan gladi ruang pada pekan depan,” ujarnya.

Hendri Zulviton menyebut, workshop kesiapsiagaan gempa bumi dan tsunami dihadiri 217 satuan pendidikan, 279 RW, 124 perwakilan instansi negeri maupun swasta, dan 88 orang dari organisasi perangkat daerah Kota Padang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....