Gunung Marapi Sumbar Erupsi Lagi, Puncak Berawan
- 15 Jul 2025 10:41 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Gunung Marapi, Sumatera Barat kembali erupsi pada Selasa, (15/7/2025) pukul 10.32 WIB. Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, secara visual letusan tidak teramati, namun erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 15,6 milimeter dengan durasi 34 detik.
Petugas PGA Gunung Marapi, Ahmad Rifandi mengatakan, hingga saat ini status Gunung Marapi, masih berada pada level II (waspada) dengan rekomendasi masyarakat dan pendaki, pengunjung atau wisatawan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 kilometer dari puncak kawah aktif Verbeek, Gunung Marapi. Masyarakat yang bermukim di aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi mewaspadai potensi bahaya banjir lahar dingin yang dapat terjadi saat hujan turun.
“Telah terjadi erupsi G. Marapi, Sumatera Barat pada hari ini, pukul sepuluh lewat dua puluh tiga menit waktu Indonesia barat, namun tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum lima belas koma enam millimeter dan berdurasi tiga puluh empat detik,” kata Ahmad Rifandi.
Ahmad menjelaskan, dalam sepekan terakhir Gunung Marapi, Sumatera Barat tercatat telah mengalami erupsi sebanyak lima kali diserta sejumlah gempa letusan dan gempa hembusan. Pengamatan kegempaan mencatat pada 14 Juli 2025 pukul pukul 00.00-24.00 Wib, menunjukkan terjadi 1 kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 1,9-18,1 milimeter s-p 2,7-6,9 detik dan lama gempa 15-141 detik.
“Kemudian, lima kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo satu koma sembilan millimeter baik gelombang sekunder maupun primer selama dua koma tujuh hingga enam koma sembilan detik dan lama gempa lima belas hingga seratus empat puluh satu detik. Serta, satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo satu koma delapan milimeter baik gelombang sekunder maupun primer selama dua puluh dua koma tujuh detik dan lama gempa empat puluh delapan detik” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....