Pemkab Solok Dukung Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik
- 05 Mei 2025 14:50 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Jalur Sitinjau Lauik yang selama ini dikenal rawan kecelakaan akhirnya akan ditangani pemerintah pusat dengan dimulainya pembangunan jalan layang (flyover) Sitinjau Lauik. Proyek besar ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan serta memperlancar arus lalu lintas di kawasan tersebut. Peletakan batu pertama (ground breaking) dilakukan, Sabtu (3/5/2025) menandai dimulainya tahap konstruksi yang sudah lama dinanti masyarakat.
Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Anggota DPR RI Komisi V Zigo Rolanda, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Wakil Gubernur Sumbar Vasco Ruseimy, Kepala BPJN Sumatera Barat Thabrani, Bupati Solok Jon Firman Pandu, dan beberapa kepala daerah di Sumatera Barat. Proyek ini dianggap sangat penting mengingat jalur Sitinjau Lauik selama ini menjadi titik rawan kecelakaan, terutama karena tanjakan curam dan tikungan tajam yang kerap menyebabkan rem blong pada kendaraan berat.
Data kecelakaan menunjukkan lebih dari 100 insiden terjadi antara 2020 hingga 2024, dengan 36 korban jiwa dan puluhan lainnya mengalami luka berat. Selain itu, jalur ini juga rawan longsor dan sering mengalami kemacetan parah. Oleh karena itu, proyek flyover ini bertujuan untuk mengatasi masalah keselamatan dan efisiensi lalu lintas, dengan membebaskan tiga titik rawan (hazard) yang selama ini menjadi penyebab utama.
Menteri PU Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa pembangunan flyover Sitinjau Lauik merupakan bagian dari strategi percepatan pembangunan Sumatera Barat. Proyek ini, yang akan digarap oleh perusahaan konstruksi nasional Hutama Karya, diperkirakan memakan waktu dua setengah tahun dengan nilai investasi mencapai Rp 2,7 triliun. Setelah selesai, flyover ini akan memasuki masa operasional selama 10 tahun.
Sementara itu, Bupati Solok Jon Firman Pandu menyambut baik dimulainya proyek ini, yang diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan memperlancar transportasi di jalur tersebut. “Ini adalah langkah konkret pemerintah untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan bagi masyarakat. Proyek ini tidak hanya penting untuk keselamatan, tetapi juga membawa dampak positif bagi perekonomian daerah. Dengan adanya pembangunan flyover ini, diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mempercepat distribusi barang di Sumatera Barat," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....