Memasuki Syawal, Umat Muslim Dianjurkan Lanjutkan Puasa Sunnah Enam Hari

  • 23 Mar 2026 06:24 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Umat Muslim kini memasuki bulan Syawal setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan untuk melanjutkan amalan ibadah melalui puasa sunnah enam hari di bulan Syawal.

Dilansir dari mui.or.id, menurut mazhab Imam Syafi’i dan Imam Ahmad, menganjurkan pelaksanaan puasa enam hari tersebut. Anjuran ini merujuk pada hadits Rasulullah SAW yang artinya:

“Siapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian diiringi dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun.” (HR Muslim no. 1164)

Para ulama menjelaskan, puasa sunnah Syawal idealnya dilaksanakan mulai sehari setelah Hari Raya Idul Fitri, yakni pada tanggal 2 hingga 7 Syawal secara berurutan. Namun demikian, pelaksanaannya tidak bersifat wajib berurutan.

Umat Muslim tetap diperbolehkan menjalankannya secara terpisah atau di akhir bulan, sesuai kemampuan masing-masing. Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam kitab Al-Majmu’ Syarh al-Muhadzab, yang menyebutkan bahwa fleksibilitas waktu menjadi kemudahan bagi umat dalam menunaikan ibadah sunnah ini.

Selain waktu pelaksanaan, aspek niat juga menjadi hal penting dalam menjalankan puasa Syawal. Dalam ajaran Islam, sah atau tidaknya suatu ibadah sangat ditentukan oleh niat yang dilakukan di dalam hati.

Meski niat secara batin sudah mencukupi, para ulama menganjurkan untuk melafalkannya secara lisan guna menambah kemantapan. Dengan berbagai kemudahan yang diberikan, puasa Syawal diharapkan dapat menjadi amalan tambahan yang memperkuat keimanan dan konsistensi ibadah umat Muslim setelah Ramadhan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....