Bintang Quran MTs dan MA Se-Sumbar Resmi Bergulir di TVRI
- 02 Mar 2026 14:15 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, resmi membuka ajang Bintang Quran di Studio TVRI Sumatera Barat, Senin 2 Maret 2026. Bintang Quran merupakan ajang Lomba Tahfiz (menghafal Al-Quran) tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) se-Sumatera Barat.
Dalam sambutannya, Mahyeldi menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat digelar rutin setiap bulan Ramadan. Menurutnya, Al-Quran memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda Sumatera Barat.
“Ini diharapkan bisa berjalan setiap tahun di bulan Ramadan. Karena begitu strategisnya Al-Quran dalam menghadirkan para qori, hafiz, dan hafizah di Sumatera Barat, sesuai dengan falsafah adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan falsafah daerah. Nilai-nilai Al-Quran diharapkan tidak hanya dihafal, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Mahyeldi juga mengapresiasi kolaborasi antara TVRI dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi emas yang berakhlak mulia.
Sementara itu, Kepala Stasiun TVRI Sumbar, TB. M. Yusuf Hidayat, menyebutkan kegiatan yang didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat tersebut akan menetapkan 12 orang pemenang.
“Juara satu, dua, dan tiga untuk kategori MTs putra-putri serta MA putra-putri. Totalnya ada 12 pemenang, Insyaallah juara pertama akan menerima trofi dari Gubernur,” ujar Yusuf.
Dari sisi penyelenggara, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Mustofa, menyampaikan dalam laporannya total peserta berjumlah 76 orang dari seluruh kabupaten dan kota. Rinciannya, 38 peserta tingkat MTs dan 38 peserta tingkat MA.
“Untuk tingkat MTs, juz yang dilombakan adalah Juz 30 dan Juz 1. Sedangkan tingkat MA melombakan tiga juz, yakni Juz 30, Juz 1, dan Juz 2,” ujarnya.
Mustofa berharap ke depan lomba tahfiz dapat diperluas hingga melibatkan sekolah umum agar partisipasi semakin luas. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang berkualitas, berakhlak, dan memiliki karakter Qurani yang kuat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....