Ketukan Sahur Gubernur Sumbar Bawa Harapan Bagi Ises Warga Ikua Koto Dibalai

  • 27 Feb 2026 01:31 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang — Dini hari di Kelurahan Ikua Koto Dibalai, Kecamatan Payakumbuh Utara, masih diselimuti udara dingin. Warga tengah bersiap sahur ketika, tepat pukul 03.55 WIB, terdengar ketukan di sebuah rumah kayu kecil. Ketukan datang langsung dari Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, Kamis, 26 Februari 2026.

Rumah sederhana berukuran sekitar 4x7 meter itu dihuni Trisesti Novia, yang akrab disapa Ises (37), bersama suaminya Surya Adi Wibowo (38) dan tiga putri mereka: Sovia, Bunga, serta Citra. Kondisi hunian tersebut memprihatinkan. Dinding kayu telah menua, sementara lantai atas yang terbuat dari papan sudah lapuk, berlubang, dan bergoyang sehingga membahayakan penghuni, terutama anak-anak.

Sehari-hari, Ises dan suami bekerja serabutan demi memenuhi kebutuhan keluarga. Asalkan halal, pekerjaan apapun dilakoninya.

“Kalau ada yang minta tolong bersihin rumah, kami mau, Pak. Suami juga bantu-bantu orang, kadang di konter, kadang ikut tukang walau bukan tukang betul,” ujar Ises lirih.

Kondisi rumah ises yang sangat sederhana dan ekonomi keluarga yang tergolong pra sejahtera membuat keluarga tersebut terpilih sebagai penerima manfaat program Bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Baznas Provinsi Sumbar.

“Bagian lantai atas ini sangat membahayakan. Informasi dari Ketua Baznas juga demikian. Maka kita bantu agar segera diperbaiki dan keluarga Ibu Ises bisa tinggal di rumah yang lebih layak,” ujar Mahyeldi di lokasi.

Pada kesempatan itu diserahkan bantuan Rp25 juta dari Baznas untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni. Bank Nagari turut menyalurkan Rp2,5 juta, disertai paket sembako Ramadan dan dukungan dari para kepala SMA dan SMK di Kota Payakumbuh.

Plt Camat Payakumbuh Utara, Ronal membenarkan bahwa keluarga Ises memang layak menerima bantuan. Kondisi rumah yang lapuk, menurutnya sudah tidak layak dan aman untuk ditinggali. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam aksi sosial Ramadan tersebut.

Usai menyerahkan bantuan, Mahyeldi melanjutkan agenda Salat Subuh berjemaah di Masjid Ansharullah. Dalam kesempatan itu, ia kembali menyerahkan bantuan Rp25 juta serta mushaf Al-Qur’an untuk pengurus masjid.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....