Nobar Final Piala Dunia 2026, Pedagang Tikar Plastik Raup Untung

  • 20 Jul 2026 01:06 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Ribuan warga yang memadati Lapangan Kantor Gubernur Sumatera Barat untuk menyaksikan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol membawa berkah bagi para pedagang, Senin, 20 Juli dini hari. Berbagai jenis dagangan, mulai dari makanan, minuman hingga tikar plastik, laris diburu penonton.

Sejak dini hari, puluhan pedagang telah memadati kawasan nobar untuk mendapatkan lokasi berjualan yang strategis. Mereka memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan melalui layar raksasa.

Salah seorang pedagang, Badot, mengaku mulai berjualan sejak pukul 00.00 WIB dengan membawa sekitar 100 lembar tikar plastik. Tikar yang dijual merupakan produk kemasan reject pabrik atau cacat produksi, seperti salah cetak maupun perbedaan ukuran.

Badot mengatakan tikar plastik tersebut banyak diminati penonton yang memilih menyaksikan pertandingan dengan duduk lesehan. Setiap lembar tikar berukuran sekitar satu meter persegi dijual seharga Rp10 ribu.

"Tikar ini banyak dicari karena harganya murah, praktis dibawa. Selain itu, motifnya yang menarik juga masih bagus meski kemasannya salah cetak," ujarnya.

Menurut Badot, momen nobar menjadi kesempatan untuk meningkatkan pendapatan. Selama berjualan pada laga final Piala Dunia 2026, ia mengaku mampu meraih keuntungan hingga Rp1,5 juta.

"Alhamdulillah, keuntungan yang saya dapat sekitar Rp1,5 juta. Memang setiap ada nobar Piala Dunia saya biasanya berjualan tikar plastik di lokasi acara," katanya.

Selain pedagang tikar, penjual makanan dan minuman juga menikmati peningkatan penjualan selama kegiatan berlangsung. Ramainya pengunjung menunjukkan bahwa kegiatan nobar tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi pelaku usaha kecil di Kota Padang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....