Tak Sekadar Nobar, Pemprov Sumbar Hadirkan Ruang Promosi bagi UMKM
- 29 Jun 2026 02:59 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memanfaatkan kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia tidak hanya sebagai hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan tersebut diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat seiring tingginya antusiasme warga menyaksikan pertandingan sepak bola dunia.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengatakan, Pemprov Sumbar akan menggelar nobar pada sejumlah pertandingan berikutnya, terutama pada akhir pekan dan partai final. Menurutnya, videotron milik pemerintah yang tersebar di sejumlah daerah akan dimanfaatkan agar masyarakat dapat menikmati pertandingan secara bersama-sama.
"Insya Allah kita di Sumatera Barat akan mengadakan beberapa nobar ini untuk beberapa pertandingan yang lainnya, terutama nanti hari Sabtu, hari Minggu, dan ketika final," ujar Mahyeldi usai nobar pertandingan Iran melawan Mesir di Aula Kantor Gubenur pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Selain menjadi sarana hiburan, Mahyeldi menilai kegiatan nobar dapat memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku UMKM yang dilibatkan. Ia mengatakan, kehadiran masyarakat dalam jumlah besar akan menciptakan peluang usaha bagi para pedagang lokal.
"Seperti tadi juga disampaikan, ini akan memberikan efek dan kemudian juga memberdayakan UMKM kita. Mudah-mudahan apa yang saya ceritakan ini bisa terealisasi," ujarnya.
Mahyeldi menambahkan, apabila jadwal nobar bertepatan dengan Car Free Day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor, Pemprov Sumbar akan memusatkan kegiatan di kawasan Kantor Gubernur Sumbar. Lokasi tersebut dinilai memadai karena memiliki beberapa videotron yang dapat dimanfaatkan untuk menayangkan pertandingan.
"Makanya nanti bisa kita di lapangan depan kantor gubernur. Kita punya videotron, ini bisa kita manfaatkan dalam suasana Car Free Day ataupun pada waktu yang memungkinkan," ujarnya.
Dampak kegiatan tersebut mulai dirasakan oleh pelaku UMKM yang berjualan di lokasi nobar. Pedagang kopi keliling, Dafa, mengaku seluruh dagangannya habis terjual sesaat setelah tiba di lokasi acara.
"Tadi bawa dari gudang Rp180 gelas, diborong semuanya. Dengan adanya nobar ini meningkat, Bang," kata Dafa.
Pedagang makanan ringan, Atri, juga mengaku kegiatan nobar menjadi kesempatan untuk meningkatkan penjualan produknya. Ia mengatakan pengalaman serupa juga dirasakan saat berjualan pada nobar Final Piala Dunia sebelumnya.
"Alhamdulillah ini sudah yang kedua kali saya berjualan di acara nobar. Waktu di Youth Center malam final, habis ludes semua dagangan sampai jam empat pagi," ujar Atri.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap konsep nobar yang dipadukan dengan pelibatan UMKM dapat terus dilaksanakan pada pertandingan berikutnya. Dengan demikian, kegiatan olahraga tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga memberi ruang promosi dan meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....