Bridge Padang Pimpin Dua Kategori, Bidik Empat Emas Porprov Sumbar

  • 07 Okt 2026 00:54 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Kontingen bridge Kota Padang memimpin klasemen sementara di dua kategori hingga ronde kedelapan babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-16 Sumatera Barat (Sumbar). Tim bridge Padang berada di posisi teratas kategori beregu putra dan beregu Under 22 di tengah persaingan yang masih menyisakan enam ronde.

Pengurus Cabang Bridge Kota Padang menargetkan sedikitnya empat medali emas dari cabang olahraga tersebut. Target itu dibidik dari total delapan medali emas yang diperebutkan pada nomor beregu dan berpasangan.

Official Kontingen Bridge Kota Padang, Hariyadi Eka Karsnandar, mengatakan tim menerjunkan 24 atlet terbaik untuk mengikuti kompetisi. Atlet tersebut terbagi dalam empat kategori utama, yakni tim putra, tim campuran, tim Under 22, dan tim Under 18.

“Cabang olahraga bridge pada Porprov Sumbar 2026 memperebutkan total delapan medali emas. Itu terdiri dari nomor beregu dan berpasangan,” kata Hariyadi di Youth Center Padang, Selasa, 6 Oktober 2026.

Menurut Hariyadi, pertandingan nomor beregu berlangsung dalam 14 ronde. Setelah menyelesaikan delapan ronde, kontingen Padang masih memiliki enam ronde yang harus dimainkan sebelum kompetisi berlanjut ke nomor berpasangan.

Kondisi tersebut membuat tim harus menjaga konsistensi permainan hingga seluruh ronde kualifikasi selesai. Posisi puncak di dua kategori sementara menjadi modal bagi atlet Padang untuk mengejar target medali yang telah ditetapkan.

Rangkaian pertandingan cabang olahraga bridge berlangsung di Youth Center Padang hingga Jumat, 9 Oktober 2026. Setelah nomor beregu, persaingan akan berlanjut pada nomor berpasangan untuk memperebutkan medali yang tersedia.

Hariyadi mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Padang bersama KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang selama pelaksanaan Porprov. Dukungan tersebut dinilai membantu kontingen dalam menjalani rangkaian pertandingan.

Meski demikian, Pengcab Bridge Kota Padang sempat mencatat persoalan keterlambatan penerimaan seragam kontingen bagi atlet dan official di lapangan. Hal tersebut tidak mengganggu optimis tim untuk tetap fokus menghadapi pertandingan hingga babak akhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....