Porprov XVI Sumbar, Momentum Kebangkitan Prestasi Olahraga
- 31 Jul 2026 13:18 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Setelah delapan tahun tidak digelar, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat (Sumbar) Tahun 2026 diyakini menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali prestasi olahraga daerah. Ajang ini diharapkan menjadi titik awal penguatan pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
“Porprov XVI Sumbar dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 14 Oktober 2026 dengan mempertandingkan 53 cabang olahraga di 12 kabupaten dan kota. Kejuaraan olahraga terbesar di tingkat provinsi itu kembali digelar setelah terakhir kali dilaksanakan pada 2018,” ujar Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar, Hamdanus kepada RRI di Padang, Jumat, 31 Juli 2026.
Ia menilai vakumnya Porprov selama tiga kali penyelenggaraan berdampak terhadap menurunnya prestasi olahraga Sumbar di tingkat nasional. Menurutnya, keberlangsungan kompetisi secara rutin menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pembinaan atlet.
"Porprov menjadi momentum untuk menghidupkan kembali pembinaan olahraga prestasi di Sumbar. Harapan kita, hasil pembinaan ini dapat membawa Sumatera Barat kembali bersaing di tingkat nasional pada PON 2028," katanya.
Hamdanus menjelaskan, capaian Sumbar pada dua edisi PON terakhir menunjukkan tren penurunan. Pada PON Papua 2021, Sumbar menempati peringkat ke-15 nasional dengan perolehan delapan medali emas, sedangkan pada PON Aceh-Sumut 2024 turun ke posisi ke-24 dengan lima medali emas.
“KONI Sumbar menargetkan peningkatan prestasi pada PON 2028. Target yang dipasang adalah meraih sedikitnya 20 medali emas sekaligus membawa Sumbar kembali menembus peringkat 10 besar nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Pengurus Daerah Hapkido Sumatera Barat, Yon Deri Kata, menyatakan siap mendukung target peningkatan prestasi olahraga daerah melalui pembinaan atlet yang berkesinambungan. Menurutnya, Hapkido terus berkembang sejak hadir di Sumatera Barat pada 2017.
Saat ini, kata Yon Deri, Hapkido telah memiliki 33 dojang yang tersebar di 17 kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Keberadaan dojang tersebut menjadi modal penting dalam mencetak atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
"Porprov bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi merupakan puncak dari proses pembinaan atlet yang dilakukan di daerah. Melalui kompetisi ini, kemampuan atlet dapat terukur sekaligus menjadi bahan evaluasi menuju level yang lebih tinggi," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....