ISSI Sumbar Bidik Poin menuju PON 2028

  • 27 Jul 2026 18:07 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang- Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia (ISSI) Sumatera Barat (Sumbar) mengapresiasi pencapaian atlet balap sepeda Ranah Minang pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Ikatan Cycling Federation (ICF) 2026 nomor road race di Pangandaran, Jawa Barat. Meski berhasil membawa pulang satu medali emas dan dua medali perak, ISSI Sumbar menegaskan fokus utama saat ini adalah mengumpulkan poin sebagai syarat lolos mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Sekretaris Umum ISSI Sumbar, Budi Azwar mengatakan, hasil yang diraih para pebalap muda Sumbar telah memenuhi target pembinaan yang ditetapkan organisasi. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi modal penting dalam mempersiapkan atlet menuju PON 2028 yang akan menggunakan sistem akumulasi poin, bukan lagi melalui babak kualifikasi.

"Pada Kejurnas Road Race 2026 di Pangandaran, Sumbar meraih satu medali emas dan dua medali perak. Hasil ini sesuai dengan target pembinaan kami, terutama untuk atlet kategori youth dan U-23 yang dipersiapkan menghadapi PON 2028," ujar Budi Azwar, Senin 27 Juli 2026.

Medali emas Sumbar diraih Rasjid Syahroni pada nomor Individual Time Trial Road Race Youth B. Sedangkan medali perak kembali di sumbag Rasjid Syahroni pada nomor Individual Road Race Youth B. Satu medali perak lainnya digapai pada nomor Individual Road Race U23 B an Khalifatul Umar Sidiq.

Budi menjelaskan, pencapaian medali bukan menjadi satu-satunya tolok ukur keberhasilan. Yang lebih penting, kata dia, atlet-atlet Sumbar mampu mengumpulkan poin dari berbagai kejuaraan nasional sebagai bekal untuk memperoleh tiket tampil pada PON 2028. Hal itu mengacu pada hasil Rapat Kerja Nasional ICF 2026 yang menetapkan sistem poin sebagai dasar penentuan peserta PON.

"Ke depan yang lebih kami tonjolkan adalah perolehan poin. Balap sepeda tidak lagi menggunakan babak kualifikasi PON, tetapi menggunakan sistem poin dari berbagai kejuaraan. Karena itu kami harus aktif mengikuti sejumlah event nasional agar atlet Sumbar memenuhi syarat tampil di PON 2028," katanya.

Sementara itu Ketua ICF Sumbar Bpk Erick Hariyona menuturkan prestasi Sumbar pada ajang dimaksud merupakan hasil pembinaan atlet muda balap sepeda Sumbar menuju sukses prestasi pada PON NTB- NTT 2028. Hasil kerjasama semua pengurus ICFdengan KONI Sumbar, PPLP Sumbar dan Pengcab ICF se Sumatera Barat dimana usia PON maksimal 21 thn

Hal yang sama juga diungkapkan Komite Manajemen ICF Sumbar Yogi Pratama. Menurutnya ISSI Sumbar komit pada pembinaan atlet terutama hal hal yang fundamental seperti program latihan, gizi , kompetisi dalam hal penerapan sport science. Hal ini dibutuhkan dalam memperoleh poin yang akan dijadikan ukuran kelolosan mengikuti PON 2028.

Hingga kini ICF memang belum menetapkan jumlah poin minimal yang harus dikumpulkan setiap daerah. Namun, regulasi tersebut diperkirakan mulai diberlakukan pada awal 2027. Oleh sebab itu, ISSI Sumbar akan menyusun program keikutsertaan atlet pada berbagai kejuaraan nasional guna mengamankan poin sebanyak mungkin sekaligus menjaga performa para pebalap muda menuju ajang olahraga nasional empat tahunan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....