Pengalaman Berharga Jusma Tampil di Riyadh
- 24 Nov 2025 13:14 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Pegulat Putri Sumatera Barat Jusma Deswita mendapat pengalamen berharga saat tampil mewakili Indonesia pada ajang Islamic Solidarity Games ( ISG) tahun 2025 Riyadh beberapa hari lalu. Meski belum meraih hasil yang maksimal, Jusma mengaku bersyukur atas kesempatan besar yang di dapatkan untuk unjuk kemampuan di pentas internasional.
Jusma Deswita menuturkan atmosfer pertandingan internasional memberikan tantangan berbeda dibandingkan dengan kompetisi nasional. Ia merasakan langsung bagaimana kualitas seni olahraga, tempo pertandingan, dan karakter lawan dari berbagai negara. Hal itu menjadi pembelajaran besar sekaligus pengalaman mental yang sangat berharga, sekaligus menjadi pintu awal menuju level pertandingan yang lebih tinggi.
Peraih medali emas cabor gulat kelas 53 kilo gram gaya bebas putri, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 mengungkapkan selain persaingan yang lebih ketat, Jusma juga mencermati variasi teknik dari para atlet mancanegara. Menurutnya, keberagaman gaya bertarung yang ia hadapi membuka wawasan tentang aspek teknis apa saja yang masih perlu ia tingkatkan. Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk mengetahui standar internasional yang harus dikejar ke depan.
“ Tidak hanya faktor teknis, Jusma turut merasakan tantangan non-teknis seperti adaptasi cuaca, makanan, dan suasana baru. Diakui proses adaptasi di negara lain sangat memengaruhi kondisi fisik apabila tidak ditangani dengan cepat. Namun, pengalaman ini justru membuatnya semakin paham pentingnya kesiapan fisik dan mental secara menyeluruh,” ujar Jusma Deswita, Senin (24/11/2025).
Sementara itu pelatih Gulat Sumbar Arnaldi mengaku sejak awal, Jusma Deswita tidak ditargetkan medali pada ajang Islamic Solidarity Games ( ISG) 2025. Namun ajang dimaksud diharapkan dapat menjadi batu loncatan bagi Jusma Deswira untuk dapat berpprestasi di masa mendatang , baik di tingkat nasional bahkan Internasional.
““ Dalam kejuaraan tersebut, kita memang tidak menargetkan untuk meraih juara,tapi ini adalah ajang batu loncatan untuk menambah pengalaman tanding di tingkat internasional. Mudah-mudahan dalam kejuaraan internasional di tahun yang akan datang, Jusma bisa meraih mendali dan bisa mengharumkan nama Indonesia, khususnya Sumatera Barat,” ujarnya
Dari dua laga yang dilakoni Jusma pada ajang Islamic Solidarity Games ( ISG) di Riyadh 2025 tanggal 20 November lalu, Yusma langsung tampil di babak perempat final, menghadapi pegulat Uzbekistan Sokhida Akhmedova. Pada laga pembuka itu dirinya takluk 0–4. Sementara di laga kedua, Yusma kembali bertemu atlet Asia Tengah lainnya, Aruuke Kyzy. Namun putri pasangan almarhum Alman dan Yurnita harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-3.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....