Andre Rosiade: Belum Ada Instruksi Payroll ASN ke Himbara
- 10 Sep 2026 08:42 WIB
- Padang
RRI.CO,ID, Padang - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan isu adanya pemindahan pembayaran (payroll) gaji ASN dari BPD ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) hingga pekan kedua September 2026 ini. Menurutnya, hingga kini belum ada pembahasan terkait adanya rencana kebijakan pemerintah untuk memindahkan payroll gaji ASN ke Himbara.
“Kami baru mengetahui adanya kebijakan itu, melalui pemberitaan di sejumlah media massa. Kalau di Komisi VI yang memang jadi kewenangan kami soal Himbara ini, belum ada membahas itu. Bahkan ketika saya konfirmasi langsung ke Menteri Keuangan Purbaya juga menyatakan tidak ada instruksi terkait kabar kebijakan tersebut,” ujar Andre di sela-sela kegiatan peletakan batu pertama pembangunan ulang Stadion Haji Agus Salim Padang, Rabu, 9 September 2026.
Kendati demikian, Andre menyebut dalam waktu dekat akan bertemu dengan sejumlah Himbara terkait kabar kebijakan tersebut. “Hal ini agar kabar-kabar yang beredar tidak terjadi simpang siur, mengingat BPD merupakan BUMD yang juga menjadi aset pemerintah daerah yang memiliki peran besar terhadap perekonomian di daerah,” katanya.
Ia menyarankan, agar Gubernur Sumatera Barat serta bupati dan wali kota melakukan koordinasi ke kementerian atau lembaga terkait untuk mencari informasi tentang payroll gaji ASN yang dialihkan ke Himbara itu. “Kalau menurut kami, kalau tidak ada instruksinya, tidak wajib untuk dilaksanakan,” ujarnya.
Andre menambahkan, selain mencoba berkoordinasi dengan Menkeu Purbaya, ia juga terus berkoordinasi dengan Danantara. Menurutnya, sejauh ini tidak ada instruksi resmi terkait kabar pemindahan pembayaran gaji ASN dari BPD ke Himbara tersebut.
“Intinya kami akan memperjuangkan hal ini, agar ASN Pemda tetap bisa mendapatkan gaji di BPD. Karena BPD ini memiliki peran yang besar dalam perekonomian daerah,” ujarnya.
Ia mengakui, salah satu bentuk upaya untuk memperjuangkan Bank Nagari, Komisi VI DPR RI telah berupaya mendorong dana pembangunan flyover Sitinjau Lauik bisa melalui Bank Nagari. “Jangan sampai uang triliunan rupiah berputar di Sumatra Barat, Bank Nagari sebagai tuan rumah tidak kebagian,” kata Andre.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....