Menteri Yassierli Wakafkan Sumur Bor untuk Warga Balai Gadang Pascabencana
- 14 Mei 2026 16:31 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang-Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli meresmikan bantuan sumur bor dan tempat wudhu di Masjid Raya Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis, 14 Mei 2026. Bantuan tersebut dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang sempat terdampak bencana hidrometeorologi akhir November 2025 lalu.
Pembangunan sumur bor itu bantuan pribadi menteri yang dikerjasamakan dengan Human Initiative. Yassierli mengatakan, bantuan sumur bor dan tempat wudhu tersebut diniatkan sebagai wakaf atas nama kedua orang tuanya untuk membantu masyarakat kampung halaman.
Sebagai orang Minangkabau, Yassierli mengaku, memikirkan hal yang bisa dilakukan untuk membantu kampung halaman ketika bencana melanda tahun lalu. Menurutnya, kebutuhan air bersih menjadi salah satu persoalan yang dirasakan masyarakat saat itu.
“Sumur bor sudah selesai dikerjakan walaupun ada sedikit kendala secara teknis saat pengerjaan, karena banyak batu di bawah sehingga kedalamannya mencapai 50 meter. Hasilnya, airnya bagus dan jernih. Saat ini sudah bisa dinikmati oleh jemaah masjid maupun masyarakat umum,” katanya.
Yassierli mengungkapkan, saat bencana terjadi, Kementerian Ketenagakerjaan langsung membentuk posko layanan darurat yang dipusatkan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Banda Buek, Kecamatan Lubuk Kilangan. Setelah itu, melanjutkan program pemulihan dengan menyalurkan bantuan senilai Rp32 miliar di Sumatera Barat.
Bantuan tersebut diwujudkan melalui berbagai program, mulai dari padat karya hingga pelatihan keterampilan bagi masyarakat. Salah satu program yang dijalankan yakni pelatihan berbasis Information Technology (IT) bagi sekitar 3.200 anak muda di Kota Padang.
Para peserta pelatihan nantinya juga akan mendapatkan akses ke platform pembelajaran digital untuk meningkatkan kemampuan mereka. Kementerian Ketenagakerjaan memastikan terus memonitor pelaksanaan program dan menambah paket bantuan apabila dinilai memberi manfaat serta mendapat sambutan antusias masyarakat.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi yang turut hadir dalam peresmian itu mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Menteri Ketenagakerjaan dan Human Initiative atas dukungan akses air bersih bagi masyarakat Balai Gadang. Ia berharap bantuan air bersih dan pelatihan kerja yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat.
Presiden Human Initiative, Tomy Hendrajati mengatakan, program sumur bor di Balai Gadang menjadi bagian dari masa transisi menuju pemulihan pascabencana di Sumatera Barat. Selain pembangunan sumur bor, Human Initiative juga menjalankan pembangunan intake dan reservoir di Salareh Aia Timur, Kabupaten Agam, untuk membantu distribusi air bersih bagi 37 kepala keluarga serta pembangunan masjid di lokasi yang sama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....