Warga Batipuh Keluhkan Sampah, Pemkab Tanah Datar Perkuat Program Bank Sampah

  • 01 Mei 2026 14:41 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Permasalahan sampah masih menjadi perhatian masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Tanah Datar. Kondisi ini disampaikan warga dalam program Halo RRI yang menyoroti minimnya fasilitas pengelolaan sampah di tingkat nagari.

Salah seorang warga, Ika dari Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, mengeluhkan kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarang. Ia menyebut kondisi tersebut menyebabkan saluran air tersumbat dan berpotensi menimbulkan banjir di lingkungan sekitar.

“Saat ini masih banyak masyarakat yang membuang sampah ke parit sehingga lingkungan kami berpotensi mengalami banjir. Saya melihat di beberapa daerah sudah ada bank sampah, apakah memungkinkan program serupa juga diterapkan di daerah kami," ujar Ika dalam program Halo RRI Jumat 1 Mei 2026.

Menurut Ika, masyarakat sebenarnya ingin memiliki sistem pengelolaan sampah yang lebih baik. Ia berharap adanya bank sampah di wilayahnya agar sampah dapat dikelola dan memiliki nilai manfaat ekonomi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kabupaten Tanah Datar, Januar Pemri, menjelaskan pemerintah daerah telah memiliki program unggulan pengelolaan sampah. Program tersebut bernama “Satu Nagari Satu Bank Sampah” yang ditargetkan berjalan secara bertahap hingga beberapa tahun ke depan.

“Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memiliki program unggulan, yakni satu nagari satu bank sampah, dan hingga saat ini telah terbentuk hampir 50 bank sampah meskipun yang aktif baru sekitar 15 unit. Di Kecamatan Batipuh sendiri, salah satu bank sampah yang sudah aktif berada di Nagari Gunung Rajo, sementara lainnya masih dalam tahap pengembangan dan pengaktifan," ujar Januar dalam Program Halo RRI.

Januar menyebutkan saat ini telah terbentuk sekitar 50 bank sampah di Tanah Datar, namun yang aktif baru sekitar 15 unit. Pemerintah menargetkan peningkatan jumlah bank sampah aktif dengan memperkuat pembinaan dan edukasi kepada masyarakat.

Januar berharap, bank sampah dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, sampah yang memiliki nilai jual dapat ditabung dan dikonversi menjadi pendapatan, sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....