Deddy Corbuzier Tinjau Huntap Padang, Puji Semangat Adat
- 11 Feb 2026 21:13 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang: Staf Khusus Menteri Pertahanan bidang komunikasi sosial dan publik, sekaligus publik figur kondang tanah air, Deddy Corbuzier meninjau langsung pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Mandiri Kampung Talang Kota Padang, Rabu, 11 Februari 2026. Deddy mengapresiasi langkah percepatan pembangunan Huntap yang diinisiasi masyarakat adat suku tanjung tersebut.
“Ini kemajuan yang luar biasa. Ada kolaborasi besar dari banyak pihak, dimana pemerintah membantu, masyarakat adat membantu, apalagi pembangunan Huntap ini di atas tanah adat,” ujar Deddy kepada RRI.
Deddy Corbuzier menilai, hunian yang dibangun di atas tanah adat suku Tanjung tersebut, menjadi simbol kebangkitan warga Kota Padang pasca diterjang bencana banjir bandang akhir tahun lalu. “Tanah adat yang tidak bisa dipakai untuk sembarangan, terutama di Kota Padang itu udah tahulah susahnya mencari lahan untuk membangun fasilitas publik, ini tanah adat yang bahkan di jualbelikan aja gak bisa, tapi justru dengan semangat masyarakat kaum, malah terbukti bisa dijadikan hunian bagi warga yang terdampak bencana ini,” katanya.
Kepada RRI, Deddy mengatakan, pembangunan Huntap Mandiri Kapalo Koto di atas tanah kaum tersebut patut dicontoh bagi daerah terdampak bencana lainnya di Sumatera Barat (Sumbar). Ia menilai, pembangunan Huntap tersebut perlu didukung penuh oleh pemerintah daerah, termasuk masyarakat kaum suku Tanjung yang berada di rantau.
“Kedatangan kami kesini (Huntap) tentunya menyampaikan kabar gembira ini ke pusat. Termasuk masyarakat Padang khususnya yang ada dirantau, bersama-sama membangun, memulihkan ranah. Karena terbukti, hari ini warga terdampak bencana masih butuh uluran bantuan,” ujarnya.
Deddy Corbuzier yang juga menyandang gelar Letnan Kolonel Tituler TNI Angkatan Darat menambahkan, peran tentara nasional Indonesia juga tidak bisa dilepaskan dalam percepatan rehabilitasi dan rekontruksi pascabencana di Sumatera. “Gotong royong, ini semangat TNI. Perannya sangat penting untuk membangun negeri yang luluh lantah di terjang bencana. Dimana-mana masyarakat butuh bantuan, terutama kebutuhan dasarnya, tempat tinggalnya. Namun, tentunya bersama masyarakat kita bisa melewati masa sulit ini,” ujar Deddy.
Ia menegaskan, komitmen semua pihak berperan dalam membantu percepatan pemulihan bencana, tidak hanya di Sumbar, namun juga di Aceh dan Sumatera Utara. “Bencana ini tidak terjadi di satu titik, namun secara luas di Sumut dan Aceh. Dari awal pergerakan bantuan ini sudah dilakukan, namun upaya pemulihan tidak bisa berhenti sampai disitu, perlu adanya dukungan terus menerus,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....