KKP Dorong Sumbar Tingkatkan Produksi Lobster untuk Ekspor

  • 13 Agt 2025 18:00 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang: Direktur Pengolahan Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Tri Aris Wibowo, mendorong pemerintah Sumatera Barat (Sumbar) meningkatkan produksi komoditas lobster menjadi produk perikanan unggulan utama ekspor di pasar internasional. Hal ini disampaikannya saat menghadiri pemecahan rekor MURI sajian seribu lobster di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Selasa (12/8/2025).

“Terkait lobster, volume produksi di Sumbar pada tahun 2024 sekitar 350 ton per tahun. Ini menjadikan Sumbar sebagai provinsi penghasil lobster peringkat 6 terbesar di Indonesia, setelah Aceh, Maluku, Kalimantan Selatan dan Banten,” ujarnya.

Tri Aris Wibowo menyampaikan, penguatan produktifitas lobster tidak hanya melalui hasil tangkapan nelayan, namun dapat didorong melalui budi daya Benih-benih Lobster (BBL). Pembudidayaan tersebut saat ini sedang digodok oleh Kementerian KKP, dengan harapan dapat menjadi solusi peningkatan daya saing produk ekspor unggulan di pangsa internasional.

“Kami memberikan perhatian lebih bagaimana budi daya BL dapat digalakan di daerah. Melalui instrumen yang sedang kami usahakan, dan sebagian besarnya komoditas lobster diekspor ke Vietnam,” katanya.

Tri Aris Wibowo juga menyampaikan, pangsa utama ekspor komoditas Lobster asal Indonesia saat ini adalah Amerika Serikat dan Tiongkok, dengan nilai ekspor sebesar 3 Miliar Dolar Amerika Serikat pada tahun 2025. Namun masih tergolong kecil 0,5 persen dari pangsa pasar ekspor lobster dunia.

"Dibandingkan Kanada yang merajai pangsa pasar lobster mencapai 40 persen, ini menjadi tantangan bagi kita, agar ekspor lobster semakin meningkat. Tidak harus melalui hasil tangkapan namun juga melalui usaha pembudidayaan yang sedang di dorong pemerintah,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....