Menpora Dukung Silek Tradisi jadi Ekstrakurikuler Wajib
- 06 Jul 2025 15:32 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Dito Ariotedjo mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menjadikan kesenian tradisi dan olahraga pencak silat sebagai ekstrakurikuler wajib di pendidikan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Ia mendorong, agar daerah lain meniru terobosan tersebut sebagai upaya pelestarian budaya melalui pendidikan.
“Sumatera Barat salah satu daerah yang telah menjadikan pencak silat sebagai ekstrakurikuler wajib. Ini langkah cerdas untuk melestarikan budaya sekaligus mencetak atlet sejak dini,” kata Dito Ariotedjo, Kamis (3/7/2025).
Dito menuturkan, pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga warisan budaya bangsa. Ia berharap, kedepan Sumbar diproyeksikan menjadi pusat budaya dan seni pertunjukan pencak silat Indonesia.
Sementara Wakil Gubernur Sumbar yang juga Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) periode 2025-2029 optimistis membawa kajayaan pencaksilat atau Silek Tradisi di Sumbar. Ia menuturkan, upaya yang dilakukan pemerintah yakni menerapkan ekstrakurikuler Silek Tradisi di SMA.
"Silek tradisi bukan sekadar bela diri, tetapi mengandung filosofi yang bermanfaat bagi generasi muda. Kedepan kami akan meningkatkan kompetensi pengajar agar benar-benar dapat memberikan ilmu secara maksimal kepada peserta didik, khususnya nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam Silek Tradisi, tujuannya dapat membentuk karakter generasi muda Sumbar,” kata Vasco Ruseimy.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....