Komisi IV Soroti Sinergi Ekspor Kopi Berkualitas

  • 24 Jun 2025 15:46 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang: Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto menyebutkan, kolaborasi Kementerian Kehutanan dengan Badan Karantina Indonesia (Barantin) serta instansi lainnya sangat dibutuhkan guna mendukung peningkatan kualitas mutu ekspor komoditas potensial di daerah. Ia berharap, peningkatan kualitas ini diharapkan akan menambah mutu dan nilai secara ekonomi.

Hal tersebut disampaikannya pada Expo Kelompok Usaha Pertanian Sosial (KUPS) sekaligus Pelepasan Bahan Baku Ekspor Kopi di Lembah Harau, Kota Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (21/6/2025). "Kolaborasi Kementerian Kehutanan dengan Badan Karantina Indonesia akan membantu para petani memenuhi standar mutu ekspor kopi agar sesuai dengan standar negara tujuan," kata Siti Hediati Soeharto.

Sementara itu, Kepala Barantin, Sahat Manaor Panggabean mengatakan, sebanyak 8 ton kopi robusta asal Lembah Harau tersebut selanjutnya dikirim ke Kota Medan untuk dikumpulkan dengan kopi dari daerah lain. “Selain 8 ton kopi tersebut, akan ada 11,2 ton lainnya yang berasal dari Sumatera Utara, setelah dipastikan kesehatannya, kopi tersebut akan diekspor ke Uni Emirat Arab,” ujarnya.

Sahat menjelaskan, pemeriksaan karantina komoditas ekspor dilakukan di Kota Medan. “Karena daerah tersebut merupakan tempat pengeluaran akhir, sebelum diekspor ke luar negeri. Melalui sistem traceability, Karantina dapat memantau seluruh tahapan atau proses produksi komoditas ekspor,” tambahnya.

Sebelumnya, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Barat (Karantina Sumbar) telah melakukan sertfikasi ekspor biji kopi ke luar negeri. Total ekspor dimaksud, sebanyak 20,5 ton dengan nilai ekspor mencapai Rp1,6 Miliar ke berbagai negara, seperti Thailand, Inggris, Korea Selatan, dan Malaysia.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....