BBPOM Padang Terima Uji Sampel MBG Dharmasraya
- 05 Feb 2026 21:12 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang: Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang telah menerima sampel Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi siswa di SMA 1 Negeri Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya. Hal tersebut disampaikan Kepala BBPOM di Padang, Martin Suhendri terkait hasil uji sampel dugaan keracunan MBG tersebut akan dikirimkan kepada pemerintah terkait.
“Kami menerima sampel yang diambil oleh dinas terkait. Kami uji berdasarkan symtoms atau gejala awal yang ditimbulkan. Namun hasilnya akan disampaikan langsung oleh pihak pengirim sampel ini,” kata Martin, Kamis, 5 Februari 2026.
Martin menjelaskan, telah menyampaikan kepada seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Sumatera Barat (Sumbar) untuk mematuhi prosedur penghidangan makan bergizi gratis kepada penerima manfaat. “Jadi tidak boleh lebih dari empat jam setelah dimasak sudah harus dibagikan langsung ke siswa. Kami mengimbau agar seluruh SPPG lebih hati-hati dan disiplin dalam pemilihan raw material sampai kepada penghidangan, harus dikawal dengan baik,” ujarnya.
Menurut Martin, aspek penting terkait pemilihan bahan baku masakan, kebersihan penyajian hingga siap untuk dihidangkan kepada siswa harus mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku. “Hal ini perlu diperhatikan dengan baik, agar siswa dapat menerima manfaat MBG sesuai dengan ketentuannya,” katanya.
Sebelumnya, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Jasman mengatakan, telah menerima surat pemberhentian sementera operasional SPPG Sungai Rumbai dari Badan Gizi Nasional (BGN) menyusul dugaan kejadian gangguan kesehatan yang dialami siswa di SMA di daerah tersebut. “Hasil investigasi singkat di lapangan oleh Koordinator Regional Provinsi Sumatera Barat, serta pertimbangan pimpinan BGN, terjadinya Kejadian Menonjol (KM) berupa gangguan pencernaan pada sejumlah penerima manfaat MBG,” katanya.
Jasman mengatakan, mendukung penuh langkah cepat dari BGN demi terjaminnya keamanan dan keselamatan penerima manfaat. “Pemkab Dharmasraya mendukung sepenuhnya penghentian sementara operasional SPPG Sungai Rumbai oleh BGN sebagai langkah cepat dan kehati-hatian program MBG di Kabupaten Dharmasraya." ujarnya.
Jasman menjelaskan, penghentian operasional bersifat sementara dan dilakukan dalam rangka investigasi lanjutan serta menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari Dinas Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). "Sampel makanan telah diambil dan dikirim ke laboratorium Dinas Kesehatan serta BPOM di Padang untuk dilakukan pemeriksaan. Hasilnya akan kami sampaikan segera kepada BGN dan instansi terkait. Keselamatan dan kesehatan penerima manfaat adalah prioritas utama,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....