Universitas Perintis Padang Sulap Hasil Laut Jadi Ikon Kuliner Pesisir
- 20 Agt 2026 08:42 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS) Padang mendampingi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bintang Samudera mengembangkan potensi kuliner berbahan hasil laut di Pantai Pasir Jambak, Padang, Rabu, 19 Agustus 2026. Pendampingan dilakukan melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai DPPM Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun anggaran 2026.
Kegiatan pendampingan ini melibatkan beberapa anggota yaitu Ketua Tim PKM UPERTIS Padang Yensasnidar, Sri Mona Octavia, Yeyep Natrio, Sri Indrayati, dan Wilda Laila, serta mahasiswa Elisa Gustini dan Riska Nofi Anti. Khusus mahasiswa mendampingi praktik pengolahan, pengemasan produk, hingga simulasi pencatatan keuangan sederhana bersama anggota Pokdarwis Bintang Samudera.
Ketua Tim PKM UPERTIS Padang, Yensasnidar mengatakan program tersebut diarahkan untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil laut yang selama ini sebagian besar dipasarkan dalam kondisi mentah atau segar. Melalui inovasi tersebut, produk menjadi salah satu strategi untuk membuka peluang usaha baru sekaligus memperkuat daya tarik wisata kuliner pesisir.
“Potensi hasil laut di kawasan ini cukup melimpah, tetapi nilai ekonominya masih dapat ditingkatkan melalui pengolahan menjadi berbagai produk kuliner. Pokdarwis mendapatkan pelatihan mengolah ikan menjadi dimsum, nugget, bakso, abon, hingga kerupuk ikan dengan memperhatikan aspek kebersihan dan keamanan pangan," ucapnya.
Selain pengolahan makanan kata Yensasnidar, UPERTIS Padang juga membekali anggota Pokdarwis dengan kemampuan membangun identitas produk melalui nama, logo, label, tagline, dan kemasan. Pendampingan pemasaran turut diberikan melalui pelatihan penyusunan narasi promosi serta strategi digital marketing agar produk mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.
Sementara itu, Dosen UPERTIS Padang, Sri Mona Octavia menyampaikan pentingnya penguatan akses pasar dan pemasaran digital agar produk olahan ikan tidak hanya menjadi makanan lokal, tetapi juga memiliki daya saing sebagai bagian dari destinasi wisata. Baginya, penguatan pada strategi health branding dan identitas kemasan untuk meningkatkan kepercayaan serta daya tarik konsumen.
Disamping itu, Ketua Pokdarwis Bintang Samudera, Pati Hariyose mengapresiasi pendampingan UPERTIS Padang telah memberikan pengetahuan yang dapat diterapkan untuk mengembangkan usaha kuliner berbasis potensi pesisir. Program tersebut diharapkan mampu mendorong Pokdarwis menjadi kelompok usaha yang mandiri dan berdaya saing sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....