Bento, Tradisi Bekal Jepang yang Tetap Bertahan

  • 13 Agt 2026 07:02 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Bento merupakan bekal makanan khas Jepang yang dikenal karena penyajiannya rapi dan menarik. Hidangan ini biasanya berisi nasi, lauk, sayuran, dan pelengkap dalam satu kotak.

Sejarah bento diperkirakan bermula pada periode Kamakura sekitar abad ke-12. Saat itu, masyarakat membawa nasi kering sebagai bekal selama melakukan perjalanan.

Memasuki periode Azuchi-Momoyama, wadah kayu mulai digunakan untuk menyimpan bekal makanan. Bento kemudian menjadi bagian dari kegiatan piknik, perjalanan, dan pertunjukan seni tradisional.

Pada periode Edo, budaya membawa bento semakin berkembang di kalangan masyarakat Jepang. Bekal tersebut dibawa saat menikmati bunga sakura maupun melakukan perjalanan jauh.

Perkembangan transportasi pada era Meiji turut mendorong popularitas bento di stasiun kereta. Munculnya ekiben menghadirkan bekal khas dengan menu sesuai daerah masing-masing.

Kini, bento hadir dalam berbagai bentuk sesuai kebutuhan dan selera masyarakat modern. Ada bento rumahan, bento restoran, hingga bento khusus untuk anak sekolah.

Selain mengutamakan rasa, penyajian bento juga memperhatikan keseimbangan gizi dan tampilan. Warna makanan disusun agar terlihat menarik sekaligus menggugah selera.

Kreativitas menjadi salah satu ciri khas dalam pembuatan bento. Banyak orang membentuk nasi dan lauk menyerupai tokoh kartun atau karakter lucu.

Popularitas bento telah menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Banyak pelaku usaha kuliner menghadirkan menu bento dengan sentuhan cita rasa lokal.

Bento bukan sekadar bekal makan, tetapi juga mencerminkan budaya dan perhatian kepada penerimanya. Tradisi tersebut terus bertahan sebagai bagian penting dari kehidupan masyarakat Jepang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....