Lamang dan Durian, Perpaduan Kuliner Khas yang Selalu Dirindukan
- 26 Jul 2026 14:32 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Lamang dan buah durian menjadi perpaduan kuliner yang sangat akrab bagi masyarakat Minangkabau. Keduanya sering dinikmati bersama saat musim durian sedang berlangsung.
Lamang dibuat dari beras ketan, santan, dan sedikit garam sebagai penambah rasa. Adonan dimasukkan ke dalam bambu berlapis daun pisang sebelum dibakar.
Proses memasak menggunakan bara api menghasilkan aroma khas yang menggugah selera. Tekstur lamang menjadi pulen dengan cita rasa gurih yang alami.
Buah durian dikenal memiliki daging lembut dengan aroma yang sangat khas. Rasanya manis, legit, dan sedikit pahit pada beberapa varietas tertentu.
Saat disantap bersama, lamang menjadi pelengkap yang menyeimbangkan rasa durian. Perpaduan gurih dan manis menciptakan pengalaman kuliner yang sulit dilupakan.
Sebagian masyarakat menyajikan durian tanpa tambahan bahan lainnya. Ada pula yang mengolah durian menjadi kuah kental sebelum disantap bersama lamang.
Tradisi menikmati lamang dan durian sering menghadirkan suasana kebersamaan keluarga. Momen tersebut menjadi kesempatan berbagi cerita sambil menikmati hidangan khas daerah.
Wisatawan juga menjadikan lamang dan durian sebagai kuliner yang wajib dicoba. Keunikan rasa keduanya mencerminkan kekayaan kuliner khas Sumatera Barat.
Pemilihan beras ketan dan durian berkualitas sangat menentukan hasil sajian. Bahan yang segar mampu menghadirkan cita rasa yang lebih nikmat.
Lamang dan buah durian menunjukkan kekayaan tradisi kuliner yang tetap lestari hingga kini. Hidangan sederhana ini terus menjadi kebanggaan masyarakat Minangkabau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....