Kenali Jenis-Jenis Gula dalam Minuman agar Lebih Bijak Mengonsumsi
- 29 Jun 2026 19:53 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Gaya hidup mengonsumsi minuman manis kini menjadi kebiasaan banyak orang, mulai dari kopi kekinian, teh susu, minuman bersoda, hingga jus kemasan. Namun, tidak semua gula yang digunakan dalam minuman memiliki jenis dan karakteristik yang sama sehingga konsumen perlu lebih memahami kandungannya.
Salah satu jenis gula yang paling umum digunakan adalah sukrosa atau gula pasir yang berasal dari tebu maupun bit gula. Sukrosa terdiri dari glukosa dan fruktosa serta banyak digunakan sebagai pemanis utama karena memiliki rasa manis dan mudah larut.
Selain sukrosa, terdapat fruktosa yang merupakan gula alami dalam buah-buahan dan madu. Fruktosa memiliki tingkat kemanisan lebih tinggi dibandingkan glukosa sehingga sering digunakan industri minuman untuk menghasilkan rasa manis dengan jumlah yang lebih sedikit.
Jenis gula lainnya adalah glukosa yang menjadi sumber energi utama bagi tubuh. Namun, konsumsi glukosa secara berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah dalam waktu singkat karena lebih cepat diserap tubuh.
Banyak produk minuman kemasan juga menggunakan sirup jagung tinggi fruktosa atau High Fructose Corn Syrup (HFCS). Pemanis ini berasal dari pati jagung yang diolah menjadi campuran glukosa dan fruktosa serta banyak digunakan karena lebih ekonomis dan mampu mempertahankan cita rasa produk.
Selain itu, gula aren, gula kelapa, dan madu juga sering dianggap sebagai pemanis yang lebih alami. Meski memiliki kandungan vitamin dan mineral, ketiganya tetap mengandung gula sederhana sehingga tetap perlu dikonsumsi secara bijak.
Beberapa produk juga menggunakan nama gula lain seperti sirup glukosa, sirup maltosa, atau dekstrosa. Sementara itu, pemanis rendah atau tanpa kalori seperti stevia, eritritol, dan sukralosa digunakan sebagai alternatif karena memberikan rasa manis dengan kalori yang lebih rendah.
Masyarakat disarankan tidak hanya melihat rasa manis pada minuman, tetapi juga membaca label nilai gizi dan komposisi bahan. Mengurangi konsumsi minuman berpemanis, memperbanyak minum air putih, serta membatasi asupan gula harian dapat membantu menjaga kesehatan dan menurunkan risiko obesitas, diabetes, maupun gangguan kesehatan lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....