Batu Padeh

  • 30 Jun 2026 10:38 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Batu Padeh merujuk pada kuliner khas Minangkabau yang merupakan singkatan dari "Nasi Padeh Batu Basa". Berasal dari nagari bersejarah di Tanah Datar, sajian ini adalah nasi yang dihidangkan bersama taburan kelapa parut sangrai bercampur cabai, ikan karasak (sejenis ikan asin), dan kuah padeh (asam pedas) tanpa santan.

Di bawah ini adalah penjelasan lebih lengkap mengenai kuliner khas Minang ini:

Ciri Khas Nasi Padeh Batu Basa
  • Karakteristik Rasa: Didominasi oleh perpaduan rasa gurih, pedas, dan asam segar yang khas.
  • Keunikan Kuah: Kuah padeh dimasak tanpa menggunakan setetes pun santan atau minyak goreng, melainkan menggunakan rempah-rempah yang direbus.
  • Komposisi Daun: Hidangan ini sangat harum karena menggunakan campuran dedaunan khusus, seperti daun kunyit, daun suren, dan kecombrang (padeh) yang digulung.
  • Lauk Pelengkap: Biasanya disantap dengan tambahan lauk seperti ikan laut (tongkol, tenggiri, kembung) dan kerupuk khas Minang yaitu Rakik Maco (rempeyek ikan asin).
Selain Nasi Padeh, masyarakat Minang juga sangat populer dengan olahan kuah sejenis yang disebut Asam Padeh (atau Sampadeh), yakni masakan berkuah merah menyala dengan rasa asam dan pedas yang kuat, sering digunakan untuk mengolah ikan maupun daging.
Jika Anda berada di kawasan Sumatera Barat, terutama di daerah Batusangkar atau Pariaman, Anda dapat menemukan variasi hidangan padeh ini di berbagai warung makan tradisional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....