Kacang Padi Kuliner Tradisional Favorit Masyarakat Sumatera Barat

  • 30 Des 2025 10:49 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang: Bubur kacang hijau atau yang kerap disingkat burjo merupakan sajian manis berbahan dasar kacang hijau, santan, dan gula merah atau gula tebu. Makanan ini mudah ditemui di hampir seluruh daerah di Indonesia dan biasa dinikmati saat sarapan pagi maupun malam hari. Penambahan jahe pada bubur kacang hijau juga menjadikannya pilihan tepat untuk menghangatkan tubuh.

Dilansir dari mediaindonesia.com, kacang hijau merupakan salah satu jenis kacang-kacangan atau legum yang berasal dari Asia, termasuk Indonesia. Tanaman ini memiliki nama ilmiah Vigna radiata dan dikenal luas sebagai bahan pangan bergizi yang telah lama dikonsumsi masyarakat.

Di Sumatera Barat, bubur kacang hijau memiliki sebutan khas, yakni kacang padi. Penyebutan ini sudah melekat dalam kehidupan masyarakat setempat, bahkan tanpa tambahan kata “bubur”, panganan ini tetap dipahami sebagai sajian kacang hijau berkuah manis.

Istilah kacang padi muncul dari kebiasaan bertani masyarakat Minangkabau. Secara tradisional, kacang hijau ditanam di lahan sawah setelah masa panen padi. Karena tumbuh di bekas lahan padi dan menjadi tanaman lanjutan, masyarakat kemudian menyebutnya sebagai kacang padi, meski secara jenis tidak berkaitan dengan tanaman padi.

Selain disantap sendiri, kacang padi kerap disajikan bersama ketan, roti, atau dicampur dengan bubur lain seperti bubur hitam dan bubur putih. Panganan ini juga menjadi bagian dari bubur kampiun serta diolah menjadi es mambo yang populer sebagai jajanan anak sekolah. Beragam cara penyajian tersebut menjadikan kacang padi sebagai salah satu kuliner favorit masyarakat Sumatera Barat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....