Ketahui Hal Ini Sebelum Proses Pengambilan Sampel Darah

  • 22 Agt 2024 19:45 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang: Jika kita menjalani pengambilan darah untuk tes di rumah sakit atau prosedur laboratorium, ada beberapa hal yang perlu diketahui. Dikutip dari howstuffworks.com, ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum proses pengambilan darah :

1. Ketahui Siapa yang Mengambil Darah Kita

Jika akan menjalani prosedur pengambilan sampel darah di rumah sakit atau tempat perawatan kesehatan, ada kemungkinan besar darah kita akan diambil oleh ahli flebotomi. Diane Crawford, CEO Flebotomi Nasional mengatakan, penting bagi kita untuk mempersiapkan diri sebelum pengambilan darah selain itu jangan takut untuk bertanya secara detil kepada petugas.

2. Tentang Fobia Jarum

Fobia jarum suntik dapat bermanifestasi dalam bentuk perasaan takut, panik atau mengalami tanda-tanda pingsan. Pastikan untuk memberi tahu orang yang melakukan pengambilan darah tentang ketakutan kita, sehingga mereka dapat lebih waspada.

Ada teknik tertentu untuk menegangkan otot dan memungkinkan darah kita agar mengalir lebih baik. Teknik-teknik ini termasuk dalam metode pengobatan yang dikenal secara luas sebagai ketegangan terapan, yang berfungsi untuk meningkatkan tekanan darah.

3. Tetap Terhidrasi, Makan dengan Normal, Hindari Kopi dan Alkohol

Sangat disarankan bagi para pendonor untuk menjaga jadwal makan mereka secara teratur dan tetap terhidrasi lebih dari biasanya. Air putih paling baik diminum dalam 24 hingga 48 jam terakhir sebelum donor.

Hal ini membantu darah mengalir sedikit lebih lancar dan secara umum akan memfasilitasi donor yang lebih baik dan lebih cepat. Hindari konsumsi jus dan minuman soda/kafein karena tidak akan membuat kita tetap terhidrasi seperti halnya air putih.

4. Riwayat Kesehatan

Informasikan kepada tenaga kesehatan tentang riwayat penyakit yang kita punya, karena beberapa penyakit tertentu seperti pembekuan darah beresiko jika tidak dengan penanganan tertentu.

5. Berurusan dengan Vena yang Sulit

Banyak pasien ditemukan memiliki vena yang sulit untuk ditemukan, yang menyebabkan stres karena harus ditusuk berkali-kali. Anak-anak dan orang lanjut usia khususnya mungkin memiliki pembuluh darah yang kecil dan rapuh yang tidak mudah ditusuk dengan jarum.

Ahli flebotomi yang terampil, akan tahu cara 'melacak' pembuluh darah agar pasien tidak harus ditusuk jarum berkali-kali.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....