Kenali Permasalahan dan Pencegahan pada Paru-Paru Bocor
- 21 Jun 2024 10:08 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Paru-paru berfungsi untuk menyimpan udara yang masuk ke dalam tubuh manusia, lalu menyalurkannya ke bagian tubuh lain. Namun, apa yang akan terjadi jika ada kebocoran pada paru-paru?
Untuk mengetahui apakah paru-paru bocor, perlu mengetahui dan memahami ciri awal atau gejala awalnya. Dilansir dari berbagai sumber berikut ciri-ciri, penyebab, dan cara mengatasi paru-paru bocor :
Ciri-ciri Paru-paru Bocor
Pneumothorax atau paru-paru bocor terjadi ketika udara dari paru-paru masuk ke ruang antara paru-paru dan dinding dada karena adanya bagian yang bolong. Hal ini menjadi penyebab setengah atau seluruh bagian paru-paru tidak dapat berkembang dengan baik (kolaps).
Berikut ini beberapa ciri-ciri atau gejala pneumothorax atau paru-paru bocor :
1. Nyeri di dada
Terjadinya nyeri secara tiba-tiba pada bagian dada dirasakan seperti ditusuk-tusuk oleh benda tajam. Rasa sakit tersebut biasanya lebih parah pada satu sisi dada dan bisa memburuk saat menarik nafas dalam-dalam, batuk, atau bergerak.
2. Nafas menjadi sesak
Nafas dirasakan sangat sesak, pendek, atau dapat bervariasi dari ringan hingga berat, tergantung ukuran kebocoran yang terjadi pada paru-paru.
3. Napas lebih cepat
Paru-paru yang yang tidak dapat berkembang dapat mengurangi kapasitas paru-paru untuk menyerap oksigen. Akibatnya, napas dirasakan lebih cepat karena harus memenuhi kebutuhan oksigen.
4. Denyut di bagian jantung menjadi cepat (takikardia)
Jantung dapat berdenyut lebih cepat dari biasanya karena respons terhadap penurunan kadar oksigen dalam darah akibat paru-paru yang bocor.
5. Kulit dan bibir menjadi biru (sianosis)
Paru-paru yang tidak berkembang akan menyebabkan penurunan kadar oksigen dalam darah. Hal ini mengakibatkan sianosis yang ditandai dengan kulit, bibir, dan kuku yang membiru
6. Rasa lelah dan pusing
Kurangnya kadar oksigen (hipoksemia) akibat paru-paru bocor mengakibatkan fungsi otak dan otot tidak maksimal atau kelelahan.
7. Batuk kering
Batuk kering yang tidak berlendir dapat terjadi akibat iritasi atau perubahan tekanan di dada karena kebocoran udara di sekitar paru-paru.
8. Ketidakstabilan pada posisi dada
Untuk kondisi yang lebih parah, salah satu sisi dada terlihat kurang gerak atau mengembang dibandingkan sisi lainnya saat bernapas
Penyebab Paru-paru Bocor
Terjadinya pneumotoraks atau paru-paru bocor dapat disebabkan oleh berbagai hal, diantaranya :
1. Cedera di bagian dada
Cedera di bagian dada dapat menyebabkan kebocoran pada paru-paru. Hal ini dapat terjadi karena trauma atau cedera langsung pada dada, contohnya karena kecelakaan , jatuh, atau pukulan keras.
2. Penyakit Paru-Paru
Berbagai macam penyakit paru-paru dapat menyebabkan terjadinya kebocoran. Salah satunya adalah penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), seperti emfisema, yang dapat merusak jaringan paru-paru dan menyebabkan kebocoran udara.
Selain itu, serangan asma yang parah, fibrosis paru, dan infeksi paru yang parah seperti tuberkulosis dan pneumonia berat dapat merusak jaringan paru dan menyebabkan kebocoran.
3. Pneumothorax Spontan
Pneumothorax spontan adalah suatu kondisi dimana udara masuk ke dalam rongga dada (ruang antara paru-paru dan dinding dada) tanpa adanya trauma. Penyakit ini dapat terjadi tanpa penyakit paru-paru yang mendasarinya dan sering menyerang orang muda, orang bertubuh tinggi, kurus, dan perokok.
4. Kelainan Genetik
Beberapa kelainan genetik diketahui menyebabkan atau meningkatkan risiko kebocoran paru-paru. Misalnya, sindrom Marfan adalah kelainan genetik yang mempengaruhi jaringan ikat.
Bisa juga disebabkan oleh sindrom Bert-Hogg-Dubé, kelainan genetik langka yang dapat menyebabkan kista paru-paru dan kebocoran paru-paru.
5. Perubahan Tekanan Udara
Perubahan tekanan udara secara tiba-tiba dapat menyebabkan kebocoran paru pada sebagian orang. Penyebab kebocoran paru-paru ini umumnya terjadi pada orang yang melakukan scuba diving atau terbang.
6. Aktivitas Fisik Ekstrim
Olah raga yang sangat berat atau aktivitas yang memerlukan banyak tenaga dapat menyebabkan kebocoran paru. Ini terutama terjadi pada orang dengan faktor risiko tertentu.
Pencegahan Paru-paru Bocor
Penyakit paru-paru bocor dapat dicegah dengan cara mengikuti kebiasaan hidup sehat, seperti :
1. Hentikan Kebiasaan Merokok
Orang yang merokok memiliki kemungkinan untuk meninggal lebih tinggi dibandingkan orang yang tidak merokok. Ketika merokok terdapat lebih 4000 bahan kimia yang masuk kedalam tubuh kita yang membuat paru-paru tidak berfungsi dengan baik.
2. Rajin Mencuci Tangan
Mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air dapat membantu mencegah penularan bakteri dan virus. Hal itu sangat baik dilakukan sebelum makan dan setelah menyentuh apa pun di luar ruangan.
Kebanyakan bakteri dan virus penyebab penyakit paru-paru dan penyakit lainnya mudah menular melalui kontak. Oleh karena itu, rutinlah mencuci tangan dengan sabun dan air untuk mencegah penyakit paru-paru dan penyakit lainnya.
3. Menutup Mulut dan Hidung Saat Bersin
Menutup mulut dan hidung saat bersin merupakan salah satu cara untuk mencegah penyebaran kuman kepada orang lain. Saat musim pilek dan flu, hindari keramaian, perbanyak istirahat, makan makanan sehat, dan kendalikan tingkat stres agar terhindar dari paparan bakteri dan virus penyebab penyakit paru-paru.
4. Jaga Kebersihan Udara di Rumah.
Polusi udara dapat memperparah penyakit pernafasan, oleh karena itu sebaiknya jaga kualitas udara di rumah. Selain itu, kita harus memastikan rumah memiliki ventilasi yang baik.
Jika perlu, gunakan alat pembersih udara untuk menghilangkan kontaminan yang dapat membahayakan kesehatan pernapasan. Jika perlu hindari penggunaan produk berbahan kimia berbahaya.
5. Rutin Berolahraga
Olahraga merupakan salah satu cara terbaik untuk mencegah risiko berbagai penyakit, terutama menjaga dan meningkatkan kesehatan fungsi paru-paru. Melakukan olahraga ringan dan banyak berjalan kaki setiap hari dapat membuat alveoli tetap terbuka dan memungkinkan pertukaran oksigen terjadi lebih lancar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....