Kenali Lebih Jauh Sindrom Patah Hati

  • 10 Jun 2024 16:31 WIB
  •  Padang

KBRN,Padang: Setiap orang di dunia mungkin pernah merasakan patah hati, patah hati karena diputus pacar atau ditinggalkan orang yang dicintai. Patah hati bisa berefek pada menurunnya aktifitas sehari-hari, lesu, lemas, malas makan bahkan membatasi diri berkomunikasi dengan orang sekitar.

Dilansir dari siloamhospital.com patah hati merupakan sindrom yakni adanya gangguan pada fungsi organ jantung akibat merasakan emosi dan stres berlebihan. Namun tidak semua sindrom patah hati disebabkan oleh peristiwa yang melibatkan emosi.

Sindrom patah hati juga bisa disebabkan oleh penyakit yang sedang diderita oleh seseorang atau pembedahan yang mengalami komplikasi. Penyakit tersebut menyebabkan emosional penderita menjadi terganggu, tidak jarang juga menurunkan semangat untuk berobat lebih lanjut.

Biasanya sindrom patah hati tidak berlangsung lama, namun masih ada yang merasakan tidak sehat walalupun tidak mengalami gangguan pada jantungnya. Ada beberapa jenis sindrom patah hati yang dirasakan oleh penderitanya :

1. Apikal : Merupakan jenis sindrom patah hati yang paling banyak terjadi, kasusnya bisa mencapai 80% lebih. Penderitanya biasanya mengalami gangguan pada jantung bagian bawah atau yang disebut dengan apeks jantung.

2. Ventrikel Tengah : Sindrom ini akan menyebabkan gangguan pada bagian tengah bilik jantung si penderita, dan di sekeliling jantung akan terdeteksi sabuk (cincin).

3. Basal : Basal merupakan sindrom yang mirip dengan ventrikel tengah yang akan terlihat seperti cincin atau sabuk di sekeliling jantung. Jenis sindrom termasuk yang paling jarang terjadi, yakni hanya 2% kasus saja.

4. Fokal : Sama dengan sindrom basal termasuk jenis sindrom yang jarang terjadi, bahkan hanya ditemukan 1% kasus saja. Pada kasus ini bagian jantung terdampak akan lebih menonjol dan sisi berlawanan dari jantung akan melengkung ke dalam tonjolan.

Jangan dibiarkan gejala yang disebabkan oleh sindrom patah hati. Gejala yang berlangsung lama dan tidak segera ditangani akan berakibat pada kelangsungan hidup si penderita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....