Agar Tidur Berkualitas Pilih Posisi Tidur Yang Tepat

  • 05 Jun 2024 14:21 WIB
  •  Padang

KBRN Padang : Tidur menjadi kegiatan yang sangat penting sekali untuk dilakukan, minimal 6 - 8 jam per hari tergantung tingkat usia dan kebiasaan. Jika kamu mendapatkan tidur yang cukup dan berkualiatas, tentunya hal tersebut akan sangat baik sekali untuk menunjang aktivitas harian kamu. Jika tidur kamu cukup kemungkinan badan akan jadi lebih segar, fresh serta bersemangat ketika bangun di pagi hari.

Tetapi nyatanya tidak hanya durasi atau lamanya jam tidur saja yang bisa membuat tidur kamu menjadi berkualitas dan maksimal, ternyata ada hal – hal lain yang juga menjadi faktor apakah nantinya tidur kamu berkualitas atau tidak. Nah jawabanya ada di posisi tidur.

Faktanya jika posisi tidur kita tidak tepat, maka akan membawa dampak – dampak buruk bagi kesehtan tubuh kita, walaupun kegitan tidur dilakukan dalam durasi yang pas dan sesuai. Faktor posisi tidur juga akan sedikit banyak mempengaruhi kualitas tidur kamu. Menurut dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid, posisi tidur yang baik untuk setiap orang itu bisa berbeda-beda, hal ini tentunya dipengaruhi oleh kondisi kesehatan masing-masing orang.

Misalnya saja tidur telentang yang kata sebagian orang, dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, alasannya karena seseorang bisa tidur telentang sepanjang malam tanpa harus berganti posisi, kearah kiri dan kanan. Posisi tidur yang satu ini dapat memberi kesempatan bagi kepala, leher, dan tulang belakang untuk berada dalam posisi netral. Oleh karenanya, manfaat tidur telentang dapat mengurangi keluhan nyeri atau pegal-pegal saat bangun tidur.

Tetapi, tetap diingat bahwa posisi tidur yang satu ini juga bisa meningkatkan kemungkinan untuk mendengkur. Pasalnya, tidur telentang dapat membuat jalan napas menjadi tidak optimal. Oleh karenanya itu, seseorang yang memiliki kebiasaan mendengkur tidak dianjurkan untuk tidur dalam posisi ini. Selain itu, penderita GERD juga tidak dianjurkan untuk tidur telentang karena dapat mempermudah asam lambung naik ke kerongkongan. Dianjurkan untuk mengganjal kepala dengan bantal yang cukup, jika ingin tidur dalam posisi telentang.

Kemudian ada juga yang mengatakan tidur menghadap samping jadi salah satu posisi tidur yang cukup sehat dan baik, untuk yang memiliki gangguan pernapasan atau mendengkur saat tidur, posisi tidur ini paling sesuai untuk dilakukan karena dapat membuka jalan napas. Mengutip dari Sleep Foundation, posisi tidur menghadap samping juga dapat mengurangi tekanan pada tulang belakang, sehingga dapat membuat otot jadi lebih rileks. Bahkan, posisi tidur miring ke kiri juga dianggap dapat memperlancar aliran darah ke jantung, terutama bagi wanita hamil. Di sisi lain, posisi ini terkadang dapat menyebabkan rasa baal dan kesemutan di bagian tubuh yang tertindih. Untuk mencegah hal tersebut, usahakan untuk tidur menyamping dengan posisi lutut yang tidak terlalu tertekuk.

Lalu Posisi tidur meringkuk, Nah ternyata tidur meringkuk jadi posisi yang paling sering dipilih oleh orang dewasa saat tidur. Tak heran, banyak orang yang tidur menyamping dengan perut dan lutut yang tertekuk seperti bayi. Apabila meringkuk menghadap kiri, posisi tidur ini dapat bermanfaat bagi ibu hamil karena bisa membantu memperlancarkan sirkulasi darah ke bayi. Selain itu, tidur meringkuk juga jadi posisi terbaik untuk kamu yang punya kebiasaan mendengkur. Meski demikian, tidur meringkuk tidak dianjurkan untuk orang yang mengalami radang sendi (artritis), terutama pada penderita artritis di daerah punggung. Karena posisi meringkuk akan menambah tekanan di daerah punggung dan memperberat nyeri artritis.

Jika kamu punya kebiasaan mendengkur saat tidur, coba untuk tidur dengan posisi tengkurap. Apalagi, jika selama ini kamu terbiasa untuk tidur telentang dan sulit tidur menghadap kesamping, maka posisi tidur ini bisa dijadikan pilihan yang baik. Akan tetapi, tidak terlalu banyak keuntungan lain yang didapat dari posisi tidur ini. Selain itu, tidur tengkurap juga dapat meningkatkan kemungkinan nyeri leher, karena posisi leher berputar hampir 90 derajat.

Percaya atau tidak, ada beberapa orang yang tidur dengan posisi bintang laut alias tidur telentang dengan lengan tangan dan kaki yang terbuka lebar. Menariknya, posisi ini baik untuk dilakukan bagi penderita asam lambung atau dispepsia. Pastikan bagian kepala diganjal dengan bantal yang cukup untuk mencegah asam lambung naik ke tenggorokan. Meski demikian, posisi bintang laut bisa menyebabkan seseorang mendengkur. Oleh karenanya, gaya tidur yang satu ini tidak disarankan untuk penderita obstructive sleep apnea.

Selanjutnya, posisi tidur yang baik untuk kesehatan adalah tidur dengan bantal yang diletakkan di bawah perut. Posisi ini dapat membantu seseorang yang mengalami susah tidur atau insomnia. Dengan meletakkan bantal tipis di bawah perut, ini dapat membantu menyelaraskan tulang belakang. Selain itu, tidur dengan bantal di bawah perut juga baik untuk dilakukan pada penderita hernia atau penyakit degeneratif. Selain meletakkan bantal di bawah perut, kamu juga bisa tidur dengan menyelipkan bantal di bawah lutut. Posisi ini tentu akan terasa nyaman bagi sebagian besar orang. Bahkan, tidur dengan bantal di bawah lutut sangat disarankan untuk kamu yang sering mengalami nyeri punggung dan gemar tidur telentang tanpa menggunakan bantal.

Terakhir Posisi tidur yang bermanfaat untuk kesehatan adalah dengan mengangkat lengan ke atas. Menurut Dokter Resthie, posisi tidur ini disarankan untuk yang memiliki keluhan sakit punggung. Selain itu, posisi tidur ini ternyata juga bermanfaat untuk mengatasi masalah kulit, seperti jerawat dan keriput. Akan tetapi, posisi tidur dengan lengan ke atas bisa membuatmu mendengkur dan berpotensi untuk menaikkan asam lambung. Bahkan, dengan memposisikan tangan ke atas, nantinya bagian bahu akan mendapatkan tekanan berlebih.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....