Memahami Fenomena Ultra-Processed Food Harian

  • 29 Sep 2026 08:43 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Ultra-Processed Food (UPF) atau makanan ultra-proses merupakan makanan yang sudah mengalami banyak tahapan pengolahan sebelum sampai ke tangan konsumen. Biasanya, makanan jenis ini dibuat dengan berbagai bahan tambahan untuk mendapatkan rasa, warna, tekstur, dan daya tahan yang sesuai dengan kebutuhan produk.

Contoh makanan yang sering masuk dalam kategori UPF antara lain mi instan, sereal manis, nugget, keripik kemasan, minuman bersoda, permen, hingga berbagai bumbu instan. Produk-produk tersebut praktis dan mudah ditemukan, sehingga tidak heran jika cukup sering menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Konsumsi UPF perlu diperhatikan karena beberapa produk mengandung gula, garam, dan lemak dalam jumlah cukup tinggi. Pola makan yang banyak mengandalkan makanan ultra-proses juga dalam berbagai penelitian dikaitkan dengan meningkatnya risiko sejumlah masalah kesehatan, termasuk obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit kardiovaskular.

UPF sering dikaitkan dengan makanan yang dibuat oleh pabrik besar dan dikemas dalam kemasan bermerek. Padahal, makanan yang dibuat di rumah juga bisa memiliki karakteristik UPF yang sangat tinggi jika menggunakan banyak bahan tambahan dan produk olahan.

Misalnya, bumbu masakan yang dibuat dengan campuran berbagai penyedap, perisa, pewarna, dan bahan instan bisa membuat makanan menjadi semakin jauh dari bahan pangan aslinya. Hal yang sama dapat terjadi ketika membuat makanan seperti nugget atau sosis rumahan dengan banyak bahan tambahan untuk menghasilkan tekstur tertentu juga merupakan bentuk pengolahan yang lebih kompleks.

Bukan berarti semua makanan olahan harus langsung dihindari. Yang perlu diperhatikan adalah frekuensi konsumsinya dan seberapa sering makanan ultra-proses menggantikan makanan dari bahan pangan segar.

Membiasakan diri mengonsumsi lebih banyak bahan pangan segar, seperti sayuran, buah, telur, ikan, daging, kacang-kacangan, dan sumber karbohidrat yang minim proses dapat menjadi salah satu langkah sederhana menjaga kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....