Tim Dosen Tata Rias dan Kecantikan UNP Latih Guru SMK Kuasai Skill Hot Stone Massage
- 17 Sep 2026 02:07 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Tim dosen dan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Tata Rias dan Kecantikan, Fakultas Pariwisata dan Perhotelan, Universitas Negeri Padang (UNP) menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk Hot Stone Massage Terstandar Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Gamifikasi Pembelajaran Menggunakan Quizalize. Program pengabdian kepada masyarakat ini didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNP tahun anggaran 2026. Kegiatan dilaksanakan secara intensif selama dua hari, yaitu pada Sabtu dan Minggu, 8–9 Agustus 2026 di Laboratorium Spa Tata Rias dan Kecantikan UNP.
Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru kejuruan tata kecantikan yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran Kecantikan Sumatera Barat (Sumbar), khususnya dari SMKN 6 Padang dan SMKN 7 Padang. Ketua MGMP Guru Kecantikan Sumbar, Novia Elsa Mayuna, M.Pd., secara resmi membuka acara dan menyampaikan apresiasi terhadap program kemitraan berkelanjutan yang diinisiasi oleh UNP.
"Pelatihan ini memberikan penguatan kompetensi yang sangat esensial bagi guru-guru kejuruan. Keterampilan hot stone massage merupakan materi penting dalam kurikulum serta menjadi kompetensi wajib dalam Lomba Kompetensi Siswa tingkat nasional. Melalui standardisasi prosedur kerja dan pemanfaatan media evaluasi digital, kualitas pengajaran di sekolah serta kesiapan layanan unit produksi teaching factory dapat meningkat secara optimal," tutur Novia Elsa Mayuna.

Pelaksanaan hari pertama, Sabtu, 8 Agustus 2026, berfokus pada penguasaan materi teknis dan prosedur keselamatan kerja pada perawatan hot stone massage. Materi tentang hot stone ini disampaikan oleh Debi Cinthia, S.ST., M.Pd yang merupakan sertified massage therapiest yang berpengalaman menjadi instruktur di salon-salon di kota padang.
Debi menguraikan konsep dasar anatomi, indikasi, kontraindikasi, penentuan titik meridian tubuh, serta regulasi suhu pemanas guna meminimalkan risiko kerja seperti luka bakar pada klien. Ia juga melakukan demonstrasi praktik menggunakan batu panas secara langsung. Sesi dilanjutkan dengan praktik pemijatan secara berpasangan antarpeserta menggunakan fasilitas unit pemanas elektrik dan batu basal alami.

Pada hari kedua, Minggu, 9 Agustus 2026, agenda pelatihan diarahkan pada peningkatan kompetensi pedagogik digital guru dalam mengelola evaluasi pembelajaran. Sesi ini dipandu langsung oleh Vici Syahril Chairani, S.Pd., M.Pd., dengan fokus perancangan asesmen interaktif menggunakan platform Quizalize. Guru-guru dilatih menyusun instrumen penilaian teori kejuruan ke dalam format gamifikasi digital yang terstruktur, sehingga evaluasi materi praktik yang kompleks dapat disajikan secara menarik dan mudah dipahami oleh siswa di sekolah.

Ketua Pelaksana Pengabdian, Vici Syahril Chairani, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa integrasi antara keterampilan manual berstandar industri dan kecakapan pedagogik digital merupakan kunci utama kemajuan pendidikan vokasi. "Tujuan utama kegiatan ini adalah membekali guru dengan kompetensi terstandarisasi, baik pada aspek keterampilan fisik perawatan spa tubuh maupun integrasi teknologi evaluasi pembelajaran. Guru memegang peranan sentral dalam mentransfer keterampilan kerja yang aman kepada peserta didik. Melalui penguasaan teknik hot stone massage yang sesuai prosedur keselamatan kerja serta pengemasan asesmen berbasis Quizalize, unit layanan teaching factory sekolah diharapkan mampu memberikan layanan kebugaran terpercaya sekaligus mencetak lulusan yang berdaya saing tinggi di industri kecantikan," ujar Vici.

Kegiatan pelatihan diakhiri dengan evaluasi unjuk kerja, penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta, dan pemberian apresiasi bagi guru dengan capaian praktik teknik serta perancangan kuis terbaik. Guna menjamin keberlanjutan program di unit produksi sekolah mitra, tim pengabdian UNP turut menyerahkan hibah dua paket alat pemanas elektrik beserta set batu basal kepada SMKN 6 Padang dan SMKN 7 Padang. Melalui dukungan sarana dan peningkatan kompetensi pengajar ini, sekolah kejuruan diharapkan dapat secara mandiri mengimplementasikan kurikulum spa terkini serta mengembangkan layanan jasa komersial yang berstandar keselamatan kerja.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....