Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Pasbar, Warga Pakai Masker
- 17 Sep 2026 08:23 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla dari provinsi tetangga masih memengaruhi kualitas udara di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). Kondisi tersebut mendorong masyarakat meningkatkan perlindungan diri, terutama dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Kepala Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat, Rida Warsa mengatakan, kualitas udara di wilayah setempat saat ini berada pada kategori sedang. Meski belum masuk kategori yang mengharuskan pembatasan aktivitas, masyarakat tetap diminta menggunakan masker dan menghindari paparan asap secara langsung.
Rida mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pasbar hingga kini belum menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena kondisi kualitas udara masih berada pada kategori sedang. Namun, anak-anak dan kelompok rentan diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak terdapat keperluan mendesak.
Menurut Rida, berdasarkan laporan Dinas Kesehatan, terdapat pelajar yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA kategori ringan. Kondisi tersebut menjadi perhatian agar masyarakat semakin disiplin melindungi diri dari paparan asap dan abu, termasuk dengan menggunakan masker saat berada di luar rumah.
"Di sisi lain, persediaan masker di PMI Kabupaten Pasaman Barat saat ini telah habis setelah sebanyak 14 ribu masker dibagikan kepada masyarakat dalam rangka HUT ke-81 PMI. PMI Pasaman Barat telah mengajukan bantuan masker kepada PMI Provinsi Sumatera Barat dan PMI Pusat agar kebutuhan masyarakat dapat kembali dipenuhi," ucapnya, Rabu, 16 September 2026.
Rida juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menambah sumber asap di lingkungan masing-masing, termasuk dengan tidak membakar sampah selama kualitas udara masih terdampak kabut asap. Upaya tersebut dinilai penting untuk mengurangi paparan asap sekaligus membantu menjaga kualitas udara di tengah dampak karhutla yang masih dirasakan masyarakat Pasaman Barat.
"PMI Pasaman Barat mengimbau masyarakat terus memantau kondisi kesehatan, khususnya jika muncul keluhan seperti batuk, sesak napas, atau gangguan pernapasan setelah terpapar asap. Masyarakat juga diminta mengutamakan aktivitas di dalam ruangan dan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah selama kondisi udara belum kembali membaik," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....