Permintaan Masker di Padang Terus Meningkat, Stok di Apotek Nyaris Kosong

  • 09 Sep 2026 08:23 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Kualitas udara di Kota Padang, Selasa 8 September 2026 berada dalam kategori berbahaya. Kondisi tersebut mendorong masyarakat menggunakan masker.

Meningkatnya permintaan masker menyebabkan stok di beberapa toko apotek di Kota Padang mulai menipis bahkan kosong. Seperti yang dirasakan, Fauzi, karyawan apotek di Jalan Sutan Syahrir, Kecamatan Padang Selatan. Ia mengatakan, peningkatan permintaan masker mulai terjadi sejak pekan lalu. Masker biasanya terjual 10 helai per hari, kini mengalami peningkatan seiring kondisi udara yang berkabut mencapai 5 kotak per hari.

Fauzi mengatakan, tingginya permintaan juga berdampak terhadap harga masker di pasaran. Harga masker yang sebelumnya 15 ribu rupiah per kotak, kini mencapai 30 ribu rupiah per kotak. "Permintaan masker sekarang meningkat. Harganyapun naik dua kali lipat. Stok masker pun saat ini sudah kosong," ucapnya.

Hal senada disampaikan Nadila, karyawan apotek di kawasan Tarandam, Kecamatan Padang Timur. Ia mengatakan, permintaan masker meningkat cukup signifikan hingga stok masker di tempatnya saat ini sudah kosong.

"Yaa banyak yang membeli masker dengan kondisi udara saat ini. Bahkan kami tidak dapat memenuhi permintaan pembeli, stok sudah tidak ada. Biasanya sales yang datang antar masker ke toko kami," ujarnya.

Selain masker, Nadila mengatakan masyarakat juga mulai mencari obat dan alat bantu untuk mengatasi gangguan pernapasan. Tablet asma dan alat bantu sesak napas seperti Seretide yang biasanya tidak banyak terjual, kini mulai dicari masyarakat sejak kondisi udara berkabut di Kota Padang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....