Mengapa Kelapa Punya Banyak Air, sementara Kelapa Tua Lebih Kering?
- 12 Agt 2026 08:35 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Kelapa muda dikenal sebagai buah yang mengandung air dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan kelapa tua. Kondisi ini bukan terjadi secara kebetulan, melainkan merupakan bagian dari proses alami perkembangan buah, ketika jaringan penyimpan nutrisi di dalam biji masih berada dalam bentuk cair untuk mendukung pertumbuhan embrio.
Menurut University of Florida IFAS, saat buah kelapa berkembang, jaringan endosperma mulai terbentuk di bagian dalam tempurung. Air kelapa dan daging putih kelapa pada dasarnya merupakan dua bentuk endosperma, yakni bentuk cair dan bentuk padat, yang berperan sebagai jaringan penyimpan nutrisi bagi embrio kelapa.
Pada tahap kelapa muda atau belum matang, sebagian besar endosperma masih berupa cairan. University of Hawai‘i menjelaskan bahwa kelapa pada tahap belum matang, sekitar enam hingga delapan bulan setelah berbunga, terutama berisi cairan dan daging yang masih berbentuk seperti jeli.
Seiring bertambahnya usia buah, proses pematangan menyebabkan jumlah cairan perlahan menurun. Pada saat yang sama, endosperma mulai menebal dan berubah menjadi daging kelapa yang semakin padat, sehingga ruang yang sebelumnya dipenuhi air kelapa menjadi lebih sedikit.
| Baca juga: Mencegah Bau Mulut saat Berpuasa |
Perubahan tersebut membuat perbedaan antara kelapa muda dan kelapa tua cukup mudah dikenali. Kelapa muda yang biasa dipanen untuk diminum memiliki banyak cairan dan daging yang lembut, sedangkan kelapa yang lebih matang memiliki daging putih yang keras dengan jumlah air yang lebih sedikit.
Dalam sebuah publikasi University of Hawai‘i, kelapa muda disebut dapat mengandung sekitar 300 hingga 700 mililiter air, sementara ketika daging kelapa mulai berkembang, kandungan airnya secara bertahap menurun. Artinya, semakin matang buah kelapa, sebagian komponen yang sebelumnya berada dalam bentuk cair berubah menjadi jaringan daging yang lebih tebal dan padat.
Jadi, banyaknya air pada kelapa muda bukan karena buah tersebut menyimpan air hujan atau air tanah secara langsung, melainkan merupakan bagian dari perkembangan biji kelapa. Kelapa muda lebih banyak air karena endospermanya masih dominan dalam bentuk cair, sedangkan ketika kelapa semakin matang, endosperma tersebut berkembang menjadi daging kelapa yang keras dan jumlah cairannya pun berkurang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....