Tips Bikin Sarapan Pagi Kaya Protein untuk Penurunan Berat Badan

  • 04 Agt 2026 10:43 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Banyak orang yang menjalani program penurunan berat badan memilih melewatkan sarapan untuk mengurangi asupan kalori. Padahal, sarapan dengan menu yang tepat dapat membantu memenuhi kebutuhan energi sekaligus menjaga rasa kenyang hingga waktu makan berikutnya.

Setelah berpuasa sepanjang malam, tubuh membutuhkan asupan nutrisi untuk mendukung aktivitas dan fungsi tubuh pada pagi hari. Melewatkan sarapan juga dapat membuat sebagian orang merasa lebih lapar sehingga berisiko mengonsumsi makanan dalam jumlah berlebihan pada waktu makan berikutnya.

Karena itu, kunci sarapan dalam program penurunan berat badan bukan sekadar mengurangi porsi, tetapi memilih makanan yang kaya protein, serat, dan mengandung lemak sehat. Kombinasi tersebut dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus mendukung pola makan yang lebih teratur.

Pilihan menu sarapan tinggi protein dapat berupa telur, tahu, tempe, atau yogurt yang dipadukan dengan sayuran maupun buah. Makanan tersebut relatif mudah disiapkan dan dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menjaga asupan kalori tanpa mengabaikan kebutuhan nutrisi.

Oatmeal juga dapat menjadi pilihan karena mengandung karbohidrat kompleks dan serat larut beta-glukan. Agar lebih sehat, pilih rolled oats atau steel-cut oats tanpa tambahan gula dan perasa berlebihan, kemudian kombinasikan dengan buah atau sumber protein.

Untuk sarapan praktis, telur dapat diolah menjadi telur rebus atau omelet dengan tambahan sayuran, sedangkan yogurt bisa dipadukan dengan biji chia atau buah. Tahu dan tempe juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein nabati lokal, sementara sereal tinggi gula dan makanan dengan tambahan gula berlebihan sebaiknya dibatasi.

Pola makan untuk menurunkan berat badan perlu disesuaikan dengan kondisi setiap individu, termasuk kebutuhan energi, aktivitas fisik, dan kondisi kesehatan. Karena itu, bagi yang memiliki kondisi medis tertentu atau ingin menjalani diet dengan pembatasan kalori yang ketat, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi dapat membantu menentukan pola makan yang aman dan sesuai kebutuhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....