Berapa Kali Sebaiknya Berolahraga? Frekuensi yang Dianjurkan Menjaga Kebugaran
- 31 Jul 2026 09:00 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Berolahraga secara rutin menjadi salah satu cara efektif untuk menjaga kesehatan tubuh dan mencegah berbagai penyakit tidak menular. Namun, masih banyak masyarakat yang bertanya mengenai seberapa sering olahraga sebaiknya dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
Menurut World Health Organization (WHO), orang dewasa berusia 18 hingga 64 tahun dianjurkan melakukan aktivitas fisik intensitas sedang selama 150 hingga 300 menit per minggu, atau aktivitas fisik intensitas berat selama 75 hingga 150 menit per minggu. Aktivitas tersebut juga dapat dikombinasikan sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing.
Jika dibagi dalam jadwal harian, rekomendasi tersebut setara dengan olahraga sekitar 30 hingga 60 menit per hari selama lima hari dalam seminggu. Aktivitas yang dapat dipilih antara lain berjalan cepat, bersepeda, berenang, jogging, senam, maupun olahraga rekreasi lainnya.
Selain latihan aerobik, WHO juga menganjurkan latihan penguatan otot setidaknya dua kali dalam seminggu. Latihan ini dapat berupa angkat beban, latihan menggunakan berat badan sendiri seperti push-up dan squat, maupun aktivitas lain yang melibatkan kelompok otot utama.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, olahraga yang dilakukan secara teratur dapat membantu menjaga berat badan ideal, meningkatkan daya tahan tubuh, memperkuat kesehatan jantung, mengontrol tekanan darah, serta mengurangi risiko penyakit seperti diabetes melitus dan penyakit kardiovaskular.
Bagi seseorang yang baru memulai berolahraga, intensitas tidak perlu langsung tinggi. Memulai dengan durasi 15 hingga 20 menit per hari kemudian meningkatkannya secara bertahap merupakan cara yang lebih aman dan membantu tubuh beradaptasi sehingga risiko cedera dapat diminimalkan.
Tidak kalah penting, tubuh juga membutuhkan waktu untuk beristirahat. Memberikan jeda bagi otot untuk pulih setelah latihan intensitas tinggi dapat membantu meningkatkan performa sekaligus mencegah kelelahan berlebihan atau cedera akibat penggunaan otot secara terus-menerus.
Agar olahraga tidak mudah ditinggalkan, pilihlah jenis aktivitas yang sesuai dengan minat dan gaya hidup. Berolahraga bersama keluarga, teman, atau komunitas juga dapat meningkatkan motivasi untuk tetap konsisten menjalani pola hidup aktif.
Dengan frekuensi olahraga yang sesuai anjuran, diimbangi pola makan bergizi seimbang dan waktu istirahat yang cukup, masyarakat dapat memperoleh manfaat kesehatan secara maksimal. Kunci utamanya bukan pada intensitas sesaat, melainkan konsistensi dalam menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....