Kolaborasi Unand Hasilkan Riset Suplemen Kehamilan Bertaraf Internasional
- 16 Jul 2026 06:47 WIB
- Padang
Poin Utama
- Hasil sementara menunjukkan suplementasi zat besi dan asam folat berkaitan dengan peningkatan parameter antropometri dan penurunan tekanan darah pada ibu hamil, namun status gizi awal kehamilan memiliki pengaruh yang lebih besar.
- Penelitian ini diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan kesehatan ibu berbasis bukti ilmiah dan akan dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu hamil di tingkat global.
RRI.CO.ID, Padang - Universitas Andalas (Unand) memperkuat kerja sama riset internasional melalui penelitian tentang efektivitas suplementasi zat besi dan asam folat selama kehamilan. Penelitian tersebut melibatkan kolaborasi peneliti Unand dengan Can Tho University, Vietnam, untuk menghasilkan riset yang bermanfaat bagi peningkatan kesehatan ibu dan bayi.
Riset ini merupakan bagian dari Program International Research Network–Equity World Class University (WCU) yang mendukung kolaborasi penelitian dengan perguruan tinggi di negara berkembang. Penelitian dipimpin dosen Fakultas Farmasi Unand, apt. Najmiatul Fitria, M.Farm., Ph.D., bersama Assoc. Prof. Thang Nguyen, Ph.D., serta tim peneliti dari Indonesia dan Vietnam.
Najmiatul mengatakan penelitian berjudul Effect of Prenatal Iron–Folic Acid Supplementation on Maternal and Neonatal Clinical Outcomes mengkaji pengaruh pemberian suplemen zat besi dan asam folat terhadap kondisi kesehatan ibu hamil dan bayi yang dilahirkan. Penelitian menggunakan data pelayanan kesehatan ibu hamil di Puskesmas Lubuk Buaya, Kota Padang, dengan menganalisis berbagai indikator kesehatan maternal dan neonatal.
"Kami ingin mengetahui sejauh mana suplementasi zat besi dan asam folat memberikan manfaat terhadap kesehatan ibu dan bayi dalam praktik pelayanan kesehatan. Penelitian ini juga bertujuan mengidentifikasi faktor lain yang berpengaruh sehingga intervensi yang diberikan dapat lebih tepat sasaran," ucapnya, Rabu, 15 Juli 2026.
Ia menyampaikan hasil sementara menunjukkan suplementasi zat besi dan asam folat berkaitan dengan peningkatan parameter antropometri serta penurunan tekanan darah selama kehamilan. Namun, penelitian juga menemukan bahwa status gizi ibu dan kondisi kesehatan pada awal kehamilan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap perubahan tekanan darah dibandingkan jumlah suplemen yang dikonsumsi.
"Temuan ini menunjukkan pentingnya memastikan kondisi kesehatan ibu sebelum dan pada awal masa kehamilan agar program suplementasi memberikan hasil yang optimal. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan kesehatan ibu yang berbasis bukti ilmiah," ujarnya.
Najmiatul berharap penelitian kolaboratif ini dapat memperkuat kualitas layanan kesehatan ibu hamil, khususnya di fasilitas kesehatan primer. Selain itu, hasil riset akan dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi sebagai bagian dari kontribusi Unand dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kesehatan maternal serta neonatal di tingkat global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....